Senin, 16 Juli 2018

Nikmatilah Hidup, Bersyukurlah Maka Bahagia Akan Bersamamu (o.d.o.s project#21)

      Untuk mengisi waktu bersama, weekend kemarin kami mengunjungi Taman Ismail Marzuki. Karena berangkatnya sudah agak siang, kami memutuskan naik taksi online saja. Setelah pesan dan menunggu sebentar, akhirnya dapat driver juga. Lalu kami pun jalan ke jalan raya dan selang beberapa menit kemudian drivernya pun datang.
      Kami langsung naik mobil. Drivernya lalu menyapa kami dan memastikan tempat yang kami tuju. Setelah beberapa menit ada telpon masuk di hp bapak driver itu dan dia berbicara menggunakan bahasa jawa. Setelah selesai menelepon, bapak itu pun meminta maaf kepada kami. Kami pun tersenyum mengiyakan dan menjawab "tidak apa-apa". Suami lantas membuka obrolan dengan pertanyaan yang akhirnya berlanjut bercerita tentang banyak hal.
      Dari sekian tema yang menarik yang diceritakan salah satunya adalah saat bapak itu bilang kalau usianya sudah 60an. Laaah...kami pun sontak terkejut. 60??? Pikirku. Kenapa terkejut? Karena secara fisik bapak itu tak menunjukkan kalau sudah berumur 60an. Wajahnya masih terlihat muda dan segar juga. Ternyata rahasianya bapak itu menikmati hidup apapun yang dilaluinya. "Mau suka, duka, sedih, kecewa...syukuri saja, jalani saja, ga usah dibikin sepaneng", ucap bapak driver. Kami pun menganggukkan kepala tanda setuju. Benarlah memang jika kita selalu bersyukur atas jalan apapun yang sedang kita lewati dalam kehidupan ini maka bahagia pun akan selalu menyeruak dalam diri kita.

#Ibuprofesional
#Ruangberkaryaibu
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day66

Jumat, 13 Juli 2018

Kelola Emosi, Fokus Prestasi (o.d.o.s project#20)

    Akhirnya semangat nulis kembali berkobar setelah beberapa hari meredup. Hari ini saat si ayah baca salah satu buku dari Robert Kiyosaki, ayah membacakan dengan keras dan berulang salah satu quote yang ada di buku itu. Mungkin karena dirasa memang quote itu cocok seperti yang seringkali ku alami yaitu mengelola emosi. Emosiku seringkali meletup-letup apalagi saat azhima terkadang bikin pertahanan emosiku runtuh.
    Inti quotenya adalah tentang kecerdasan emosi. Saat orang bisa mengelola emosi dengan baik dan tidak menyalahkan orang lain berarti dia adalah orang yang kuat. Begitu juga sebaliknya saat masih saja menyalahkan orang lain maka dia termasuk orang yang lemah. Jleb rasanya karena seringkali saya menyalahkan anak atau suami saat emosi sedang meletup. Astaghfirullahaladzim.... dari sini saya bertekad harus belajar untuk mengelola emosi.
#Ibuprofesional
#Ruangberkaryaibu
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day63

Kamis, 05 Juli 2018

Percaya diri (o.d.o.s project#19)

    Akhir-akhir ini azhima sedang senang-senangnya belajar jalan. Jadi sewaktu2 dia kalau lagi pingin jalan, dia minta jalan. Karena jalannya masih goyang2 jadi emaknya harus nemenin.
   Kadang kalau nurutin ego, emaknya capek ngikutin anak tapi ya dengan terus berlatih inilah anak bisa lancar jalan. Jadilah emaknya merenung sejenak lalu tarik napas dan membersamai azhima lagi saat belajar jalan. Agar rasa percaya diri azhima pun semakin kuat.

#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day55

Selasa, 03 Juli 2018

Drama Casing HP dan Anti gores (o.d.o.s project#18)

   Ceritanya anti gores pak suami pecah. Jadi di layar hp terlihat ada garisnya. Saat ganti LED laptop, mumpung lagi ada di pusat elektronik, mampirlah pak suami ke konter merk HPnya. Lalu mengganti anti goresnya. Habisnya 45 ribu. Setelah selesai pak suami lanjut jalan. Trus dia bilang kalau mau cari casing sekalian karena casingnya sudah lusuh.
    Mampirlah ke toko yang menjual casing. Setelah memilih beberapa casing yang ditawarkan penjual, nampaknya belum ada yang sreg dengan pak suami. Lalu penjualnya mengeluarkan casing yang paling bagus katanya dan 100 ribu harganya. Pak suami pun mengiyakan dan mencoba dipakai di HPnya. Kelihatannya pak suami sreg.
    Melihat pak suami suka, penjualnya nawarin paket komplit dari casing itu. Kan yang baru dikeluarkan casing yang belakang warna hitam. Biar matching katanya yang depan sekalian warna hitam gitu. Paksu mengiyakannya. Dengan gerak cepat...eh penjualnya langsung membuka anti gores yang baru saja dibeli trus diganti dengan casing depan yang harganya 65 ribu. Jadi sepaket 165 ribu. Kagetlah saya dengan harga segitu. Lalu ditawar suami jadi 150 ribu. Emak ini mikirnya sayang uang yang buat beli anti gores sama saja kebuang karena ga jadi dipake.
    Saya agak "pundung" rasanya. Kelipat-lipat ini muka..hehe. Trus diajakin pak suami makan dulu. Nah disitu pak suami cerita dan menjelaskan panjang lebar. Dia nampaknya tahu kalau istrinya agak marah. Trus dia bilang intinya semua kejadian itu sudah ada yang ngatur. Dia juga ga tau kalau anti goresnya bakal di lepas. Kalau tau mah tadi ga beli anti gores dulu. Saya pun merenung sejenak, untuk menenangkan hati saya berpikr ya mungkin ini sudah jadi bagian rejeki dari para penjual itu dan catatan bagi kami agar mempertimbangkan dulu sebelum membeli.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#project2RBI
#day53

Sabtu, 30 Juni 2018

Fokus Pada Kebaikan (o.d.o.s project#17)

    Sabtu dan minggu waktunya ayah libur. Pagi ini setelah sarapan pagi kami berencana ke jne, pesan rak buku dan benerin laptop. Ternyata eh ternyata setelah sarapan selesai, ayah rebahan sambil mainan sama azhima tapi lama kelamaan ayah terlelap. Saat itu saya sedang ganti pakaian dan bersiap untuk pergi keluar. Setelah selesai dan azhima juga sudah siap, ayah bilang "5 menit lagi ya bun". Saya pun mengiyakan. Ditunggu 6 menit nampaknya pules sekali. Azhima pun nampak mulai ngantuk.
    Akhirnya saya nyusuin azhima sampai azhima tertidur masih dengan jilbab dan kaos kaki dan saya pun ikut terlelap bentar. Satu jam berlalu dua kesayangan ini masih terlelap. Sengaja tidak saya bangunkan karena melihat ayah yang begitu terlelap mungkin karena capek kerja. Hingga akhirnya 2 jam kemudian baru bangun dan dia tersadar kalau dia tertidur sampai berjam-jam padahal bilangnya hanya 5 menit. Saya pun hanya mringis saat dia melontarkan canda atas ulahnya sendiri.
    Dari kejadian ini hikmah yang saya dapatkan adalah agar fokus pada kebaikan2. Ayah sudah kerja 5 hari pasti capek juga sehingga dia juga butuh istirahat sampai2 rencana keluar tertunda meski yang mengajak juga dia sendiri. Jika saya mengedepankan ego pastilah emosi yang akan muncul karena sudah ganti pakaian bersiap mau keluar, eh malah ditinggal tidur😏😃. Tapi alhamdulillah untungnya diri ini segera tersadar akan kebaikan-kebaikannya dan apa yang telah dia perbuat untuk keluarga, akhirnya saat dia sudah terbangun, kondisi hati saya tetap adem😉.

#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day50

Jumat, 29 Juni 2018

Kejutan 15 Bulan (o.d.o.s project#16)

    Tepat di tanggal 29 Juni 2018 ini, azhima berusia genap 15 bulan. Ia yang sedang berjalan memberikan kejutan di hari ini. Ia berdiri lebih lama dari biasanya dan beberapa kali melangkahkan kakinya dua tiga langkah dengan cepat. Meski belum banyak langkah, tapi rasanya bersyukur banget melihat perkembangannya. Meski teman seumurannya sudah pada bisa berjalan tapi tak mengapa karena setiap anak itu unik. Memiliki pencapaian milestone yang berbeda-beda.
    Selain itu, saat sedang ngobrol usai pulang kerja, ayah bercerita kalau tadi ada jadwal konseling, a.k.a evaluasi kinerja semester pertama dari atasan. Ayah menyampaikan kalau ia naik golongan. Alhamdulillah...rasanya bersyukur sekali. Di saat mengazzamkan diri untuk menjauhi riba dan alhamdulillah semua cicilan lunas di bulan ini, Allah menambahkan rejeki lagi. Dan benarlah siapa yang berjuang menegakkan ajaran Allah, maka Allah akan membantu kita.

#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day49

Kamis, 28 Juni 2018

Anak, Dialah Guru Kehidupan (o.d.o.s project#15)

     Hari ini azhima lagi sensitif. Sedikit-sedikit nangis. Emaknya mencoba membaca apa yang diinginkan atau penyebab ia menangis tapi beberapa kali tidak sesuai dengan yang diinginkan. Azhima pun akhirnya tetap menangis. Hanya diganti celana saat ia mengompol pun, menangis. Benteng pertahanan hati mamak ini serasa mau runtuh.
    Sampai malam menjelang pun tetap masih agak rewel. Entahlah apa yang dirasakan azhima, mamaknya belum menemukan penyebab ia rewel. Untungnya ada ayahnya yang bergantian menggendong saat emosi mamak ini sudah diujung. Lagi-lagi saya belajar bersabar dari azhima, guru kehidupanku.

#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day48

Scale Up Impact

Assalamu'alaikum Ibu Pembaharu... Pekan kemarin merupakan pekan terakhir perkuliahan di bunsal. Hampir 6 bulan menjalani perkuliahan ini...