Tampilkan postingan dengan label IIP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IIP. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Belajar Tengkurap (8)

    Hari demi hari sudah dilalui Azhima untuk belajar tengkurap. Bermula dari project pertama yaitu berlatih memiringkan badan yang awalnya harus pakai stimulus atau dorongan dan alhamdulillah setelah beberapa hari sudah spontan memiringkan badan sendiri, Azhima pun kini perlahan mulai bisa tengkurap dengan baik. Mulai dari hanya bisa menengkurapkan badan dan kakinya tetapi belum bisa menarik tangannya, setelah beberapa hari ia bisa membalikkan badan sendiri usai tengkurap dan akhirnya bisa mengangkat kepalanya dengan sedikit bantuan dari saya. Alhamdulillah bersyukur sekali rasanya saat melihat perkembangannya hari demi hari.

Azhima mengeksplorasi tangannya


Azhima belajar tengkurap


Azhima mengangkat kepalanya


    Hari ini tadi setelah ia memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri berkali-kali, ia pun berusaha tengkurap lagi dan akhirnya ia bisa mengangkat kepalanya. Sembari ia memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri, ia pun terlihat asyik menarik-narik bajunya dan mau dimasukkan ke mulutnya serta tak lupa ia masih suka mengeksplorasi tangannya. Alhamdulillah setelah melewati tantangan 10 hari ini, projek pertama yaitu berlatih memiringkan badan dan mengeksplorasi benda di sekeliling dan projek kedua berlajar tengkurap pun berjalan lancar.  Dan kini semakin yakin bahwa semua anak adalah bintang. Orang tualah yang harus berperan untuk memfasilitasi dan mendampingi anak agar warna 'bintangnya' semakin bersinar terang.
#Hari10
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga





Minggu, 27 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Belajar Tengkurap (7)

     Hari ini terik matahari lumayan cerah. Azhima tidur pagi lumayan lama hingga sampai pukul 10.30 baru bangun. Usai bangun ia pun mulai berguling ke kanan dan ke kiri sambil mengeksplorasi tangannya dan meraih apa yang bisa diraihnya seperti kain alas tidur. Hari ini kurang lebih 3x berusaha untuk tengkurap karena flu lagi sehingga sore biasanya aktif, ia hanya rebahan memainkan tangan saja sambil mengulum senyum dan tawa saat dibercandain atau diajak komunikasi.Semoga esok lebih aktif lagi ya nak.
Azhima belajar tengkurap


#Hari9
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#SemuaAnakAdalahBintang

Sabtu, 26 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Belajar Tengkurap (6)

Memasuki hari ke-6 menjalankan projek ke-2 kami yaitu belajar tengkurap dan mengeksplorasi benda di sekeliling, Azhima nampak masih antusias sekali menjalaninya. Azhima hari ini berkali-kali berusaha tengkurap meskipun belum berhasil sempurna. Ia pun selalu kelihatan berbinar-binar saat ada suatu benda di dekatnya dan ia pun berusaha untuk mengambilnya untuk dieksplorasi. Seperti hari ini tadi saat saya mencoba memegang teether di depannya, lalu ia pun mencoba meraihnya. Setelah berhasil ia raih, dimasukkanlqh teether itu ke mulutnya.
Azhima belajar tengkurap


Azhima mengeksplorasi teether



Saya sebagai ibu pun selalu berusaha mendampinginya dan menyemangatinya setiap aktivitas yang Azhima lakukan. Untuk memiringkan badannya, alhamdulillah Azhima sudah semakin lancar, baik miring ke kanan maupun ke kiri. Doa sebagai penguat pun berusaha ku lantunkan agar Azhima dimudahkan dalam setiap proses tumbuh kembangnya. Dan lagi-lagi saya pun merasakan, apakah ini yang namanya cinta tanpa syarat? Teruslah bertumbuh nak..😍
#Hari8
#Tantangan10hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Jumat, 25 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Belajar Tengkurap (5)

    Di hari kelima menjalankan project belajar tengkurap sekaligus mengeksplorasi benda di sekeliling, Azhima semakin aktif belajar tengkurapnya. Selain itu Azhima pun masih aktif mengeksplorasi barang-barang di sekeliling. Apapun barang yang ada di sekelilingnya yang bisa ia raih dan pegang, ujung-ujungnya akan dimasukkan ke mulutnya. Seperti halnya siang ini saat ia saya rebahkan dan di sampingnya ada jarik. Jariknya pun ia ambil dan dipegang lalu dimasukkan ke mulutnya. Jika tidak ada benda lain yang bisa di raih, biasanya ia asyik dengan tangannya.

Azhima sedang memiringkan badannya ke kanan


Azhima sedang mengeksplorasi tangannya dengan memasukkannya ke mulut

    Hari ini saat tidur, azhima sudah spontan memiringkan badan. Saat sehabis tidur pun  ia secara spontan memiringkan badan ke kanan dan ke kiri beberapa kali. Hingga akhirnya ia miring ke kiri lama sekali ternyata ia mau tengkurap. Kakinya berusaha ia kebawahkan lalu diikuti badannnya dan terakhir ia belum bisa menarik tangannya tetapi tangannya malah dimainkannya dimasukkan ke mulutnya. Meskipun lagi-lagi belum berhasil, ia tak pantang menyerah. Setelah saya bantu terlentan, ia mencoba tengkurap lagi. Saat tadi tengkurap hp saya sedang off sehingga tidak bisa mendokumentasikannya. Semangat bertumbuh anakku sayang😚.
#Hari7
#Tantangan10hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Kamis, 24 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Belajar Tengkurap (4)

  Hari ini adalah hari ke-4 azhima belajar tengkurap. Alhamdulillah ia masih terus mencoba untuk bisa tengkurap. Seperti hari ini tadi. Habis tidur siang, ia terbangun dan langsung memiringkan badannya mencoba menarik-narik pinggiran kojong  yang ada di sampingnya dan mencoba memasukkannya ke mulutnya. Saya saat itu baru saja selesai sholat dzuhur, memperhatikannya dari kamar lalu saya mendekat untuk mengambil kojongnya.

Azhima belajar tengkurap

   Saat kojong sudah saya ambil, azhima pun beberapa kali memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri. Di sela-sela itu, ia juga belajar tengkurap meskipun belum berhasil sempurna. Ia mencoba tengkurap, ku biarkan agak lama menunggunya sampai ia terlihat kesulitan baru saja bangunkan. Seperti tadi saat ia akan membalikkan badannya, nampak masih kesulitan sehingga ku bantu ia terlentang lagi. Setelah itu ia memiringkan badannya lagi.

Azhima mencoba membalikkan badan

     MasyaAllah nak, darimu bunda belajar tentang semangat pantang menyerah. Semoga dimudahkan dalam setiap tumbuhkembangmu ya nak...doa bunda menyertaimu nak😘.

Project 2: belajar tengkurap dan mengeksplorasi benda di sekeliling

#Hari6
#Tantangan10hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Rabu, 23 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Eps. Belajar Tengkurap (3)

   Alhamdulillah hari ini Azhima sudah ceria dan aktif lagi. Pagi tadi usai ku mandikan, ku rebahkan di ruang tengah dengan maksud agar ia bergerak-gerak bebas semaunya dan  mengeksplorasi kemampuannya. Saat di sela-sela bermain tiba-tiba ia menarik rokku, yang saat itu saya duduk di sampingnya, sambil memiringkan badannya tanpa saya beri stimulus. Ia berusaha mengeksplorasi rok yang ditariknya dengan dimasukkan ke mulutnya.

Azhima miring ke kanan dan 
menarik rok saya

Azhima mengeksplorasi rok saya

   Lama kelamaan ia pun tertidur setelah saya susui. Mungkin karena sudah lelah juga bermain-main😁. Setelah ia terbangun, ia pun main-main lagi. Karena badan sudah diistirahatkan, ia beberapa kali memiringkan badannya dan berusaha untuk tengkurap. Alhamdulilah sejak hari minggu kemarin azhima sudah bisa bertahan agak lama saat memiringkan badan. Beberapa kali ia pun terlihat terlentang sebentar sembari mengeksplorasi mulutnya.

Azhima bergantian miring ke kiri

Azhima berlatih tengkurap

Azhima belum berhasil menarik tangan kanannya

   Ba'dha maghrib usai sholat, saya kembali menemaninya bermain karena ia belum tidur. Ia pun aktif memiringkan badannya ke kanan maupun ke kiri dan berusaha untuk tengkurap lagi meskipun belum berhasil mengangkat tangan kanannya yang tertindih sewaktu tengkurap. Semangat terus nak..esok berlatih lagi ya nak😍.
Azhima memiringkan badan ke kanan
Project 2: Berlatih tengkurap dan eksplorasi benda di sekeliling
#Hari5
#Tantangan10hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Selasa, 22 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Eps. Belajar Tengkurap (2)

   Tak seperti biasanya, hari ini Azhima tidak begitu aktif bermain. Hal ini mungkin karena kondisi badannya lagi kurang fit (sedang flu). Seharian lebih banyak nempel saya dan hanya sebentar tidurnya. Saat tidur siang saya tinggal makan, selesai makan udah bangun lagi.
    Jika moodnya sedang baik, ia mau direbahkan. Ku coba untuk menstimulasinya agar memiringkan badan, tetapi nampaknya ia sedang tidak ingin memiringkan badan. Seharian ini saat direbahkan, ia lebih banyak memainkan tangan dan kakinya.
    Sore tadi ia agak rewel trus akhirnya setelah selesai menangis, ia mau direbahkan dan saat diajak ngobrol, ia sudah mau tertawa. Selain sudah mau tertawa, ia pun berceloteh juga.

Azhima saat sudah mau tertawa dan berceloteh lagi usai rewel

    Habis isya, ia mulai rewel lagi. Nampaknya ia sudah ngantuk. Akhirnya saya susui dan bobokkan. Karena saya seharian juga belum istirahat akhirnya ikut tertidur juga dan baru terbangun saat hampir jam 10 malam. Wow...saya langsung terkaget, pertama karena belum ngerjain tugas dan kedua, belum mengabarin suami (biasanya habis isya kami video call untuk mengobrol sebentar karena kami masih LDM). Saya pun langsung ambil hp lalu chat suami (nampaknya suami sudah tertidur karena saya lihat last seennya sudah 21.46) dan saya pun langsung lanjut menulis tugas level 7 ini😁.
   Jadi hari ini azhima lagi tidak mood untuk memiringkan badan dan hanya mengeksplorasi benda di sekeliling. Seperti saat saya rebahkan siang tadi. Saya coba taruh boneka balon di sampingnya, lalu ia ambil dan mencoba memasukkannya ke dalam mulut.

Tangan azhima bergerak mengambil boneka balon di sampingnya

Azhima mengeksplorasi boneka balon yang sudah berhasil diambilnya

   Azhima, bintang hati ayah bunda, syafakillah semoga lekas sembuh ya nak...lekas ceria dan aktif lagi. Ayah bunda sayang azhima😘.
#Hari4
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Senin, 21 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Eps. Belajar Tengkurap (1)



   Nicholas Spark mengungkapkan bahwa menjadi orang tua adalah hal yang tersulit yang pernah Anda lakukan. Tapi, sebagai gantinya, Anda akan mengenal arti cinta tanpa syarat. Saya sepakat dengan pendapat Nicholas Spark ini tentang mengenal arti cinta tanpa syarat saat menjadi orang tua. Hal ini sangat saya rasakan selama membersamai azhimaku tersayang. Tentu bunprof semua yang sudah menjadi orang tua pasti merasakannya juga, bukan begitu bunda?😁
     Hari ini pun saat si bintang keluarga berjuang -karena beberapa kali gagal- untuk tengkurap, dari dalam hati muncul rasa haru saat diri ini menyaksikan azhima beberapa kali mencoba tengkurap tetapi belum berhasil. Butiran keringat yang berkumpul di dahinya mulai meleleh bersamaan lelehan hati bundanya yang melihat aksinya. Antara tak tega dan memberinya kesempatan untuk berusaha menengkurapkan badannya. Saat ia menangis dan lama belum bisa mengangkat tangannya -memberdirikan-, secara spontan diri ini langsung menerlentangkannya. Tapi ternyata tak lama kemudian, azhima kembali lagi memiringkan badannya untuk mencoba tengkurap lagi dan lagi. Saya yang udah tak tega melihatnya, mengambilnya kepangkuan dan menyusuinya. Mungkin itulah yang dikatakan cinta tak bersyarat.

Azhima secara spontan memiringkan badannya sendiri

Azhima berlatih tengkurap

      Alhamdulillah setelah beberapa hari berlatih memiringkan badan dengan diberikan stimulasi, hari ini azhima sudah mulai memiringkan badan semaunya sendiri. Tidak hanya sekali tetapi sudah berkali-kali memiringkan badan. Rasanya bersyukur sekali melihat tumbuh kembang buah hati. Pasti bunprof pun pernah merasakan apa yang saya rasakan?😊. Bahagianya tak bisa dituliskan dengan kata-kata.
    Azhima pun masih terus mengeksplorasi benda-benda di sekeliling dengan memasukkannya ke mulut. Seperti saat berlatih tengkurap tadi, ia meraih karpet lalu berusaha memasukkannya ke dalam mulutnya.
Azhima bereksplorasi dengan karpet

     Nak, bersamamu membuat hari-hariku berwarna. Teruslah bertumbuh azhimaku, kau bintang keluarga. Darimu, ayah bunda belajar tentang arti cinta tak bersyarat😍. Besok kejutan apalagi ya yang kau berikan untuk bundamu ini?😊. RabbihabliminasshalihinπŸ˜‡
#Hari3
#Tantangan10hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Minggu, 20 Agustus 2017

Semua Anak Adalah Bintang: Eps. Berlatih Memiringkan Badan dan Bereksplorasi Benda di Sekeliling (2)

   Pagi yang cerah diawali dengan senyum azhima yang sumringah setiap kali adzan subuh berkumandang. Rasa-rasanya diri ini masih ingin menarik selimut karena hawa dingin yang berhembus sampai terasa masuk ke tulang. Godaan-godaan untuk tarik selimut pun terkalahkan oleh azhima yang sudah sumringah dengan senyum dan ocehannya.
   Setelah usai mandi dan ganti baju, azhima ku tinggal di kamar sebentar. Eee ternyata setelah kembali ke kamar, ku dapati azhima sudah menarik-narik kojong hingga bisa meraih bagian pinggirnya dan setelah berhasil meraih kojong itu pun ingin dimasukkan ke mulutnya.

            Azhima bereksplorasi dengan kojong

    Seperti biasanya, usai mandi azhima tidur meski hanya sebentar. Barulah agak beranjak siang waktunya azhima mengeksplorasi kemampuannya lagi. Nah hari ini untuk melatih kemampuannya memiringkan badan, stimulasi yang saya gunakan adalah diri saya sendiri. Saya menempatkan diri di samping kiri dan kanan secara bergantian. Alhamdulillah azhima berhasil memiringkan badan ke kanan dan ke kiri.

Azhima memiringkan badan ke kanan

Azhima memiringkan badan ke kiri

    Di sela-sela memiringkan badan, ia pun bereksplorasi dengan kain yang saya gunakan sebagai alas ia rebahan. Ia berusaha meraih dan memegang kain itu lalu dimasukkan ke mulutnya.
Azhima bereksplorasi mengenal kain

   Usai kami bercanda tawa, tiba-tiba azhima kembali memiringkan badannya daaann kejutan pun ia berikan. Ia tak hanya sebatas memiringkan badan tetapi ia bisa tengkurap. Saya pun berteriak kaget dan gembira. Sejenak terlentang, ia kembali tengkurap lagi agak lama. Karena saya kasihan melihatnya dan ia pun belum bisa membalikkan badan, akhirnya saya balikan badannya. Ingin mengabadikan moment ini tapi apa daya, hp saya baru saya di charge sehingga moment ini belum sempat didokumentasikan.
   Alhamdulillah rasanya bersyukur sekali diberi kesempatan untuk membersamainya dan melihat tumbuh kembangnya. Azhima bintang keluarga semoga kau selalu bersinar nak. Ayah bunda sayang kamu nakπŸ˜—. Rabbihabliminasshalihin...aamiin
#Hari2
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga

Sabtu, 19 Agustus 2017

Semua Anak adalah Bintang: Eps. Berlatih Memiringkan Badan dan Eksplorasi Benda di Sekeliling (1)

   Allah menciptakan makhlukNya pasti dengan sebaik mungkin. Meskipun terkadang di mata manusia ada saja kekurangan yang ditonjol-tonjolkan sehingga menutupi kelebihan yang dipunya. Semua anak adalah bintang karena masing-masing dari mereka memiliki keunikan sendiri-sendiri. Oleh karenanya membandingkan anak satu dengan yang lain sangat tidak dianjurkan. Meskipun tak bisa dipungkiri, sebagai orang dewasa ada kecenderungan untuk membandingkan. Karena sikap membanding-bandingkan adalah kebiasaan yang buruk, maka saya pun berusaha untuk tidak melakukannya.
   Sikap membanding-bandingkan ini pun saat ini hampir menyambangiku saat putri saya yang saat ini berusia 4 bulan dimana milestone pada usia ini harusnya ia sudah bisa tengkurap sendiri dan beberapa teman seumurannya juga sudah mulai tengkurap tetapi putriku baru bisa memiringkan badannya belum bisa tengkurap. Memiringkan badan pun baru beberapa hari ini bisa ia lakukan. Tetapi tak mengapa, pencapaian milestonenya mundurnya tidak terlalu lama.
   Saya mencoba untuk membuang jauh-jauh sikap membandingkan dan berusaha mensyukuri pencapaian putri saya. Selain itu hal lain yang saya lakukan adalah berusaha menstimulus agar ia semakin lihai memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri misalnya dengan menaruh mainan disampingnya atau saya berada disampingnya lalu memanggilnya. Ini salah satu usaha yang saya lakukan untuk meningkatkan kemampuan psikomotoriknya.
    Selain azhima baru suka memiringkan badannya ke kanan dan ke kiri, ia mulai bereksplorasi barang-barang di sekelilingnya dan mencoba mengenalnya dengan memasukkannya ke mulut. Sejak usia 3 bulan ia juga sudah mengamati gerak gerik tangannya dan memasukkannya ke mulut. Untuk hubungan interpersonalnya, terkadang ia terlihat ingin mengajak komunikasi dan mulai merespon dengan bahasanya saat diajak komunikasi. Kemampuan bahasanya pun saat ini sudah bertambah, ia mulai sering berceloteh dan tertawa dengan keras.


   Foto di atas adalah foto Azhima yang sedang berlatih memiringkan badannya ke kiri dan saya menstimulus dengan menempatkan diri saya di sampingnya. Setelah ia berhasil memiringkan badannya saya langsung duduk mengambil hp dan memotretnya😁. Sebelumnya saat ia bangun tadi pagi tiba-tiba ia memiringkan badannya ke kanan menghadap saya yang berada di sebelah kanannya. Sebelumnya hanya baru bisa miring ke kiri.


     Foto yang kedua ini adalah foto azhima saat mengeksplore tangannya dengan memasukkannya ke mulut.
     Dari pengamatan mengenai aktivitas yang sedang azhima sukai tersebut, di level 7 ini project yang akan kami lakukan yaitu belajar mengenal benda di sekeliling dan memberikan stimulus agar azhima semakin lihai memiringkan badannya. Semoga saya bisa menjadi orang tua yang baik untuk bintangku ini. Aamiin
#Hari1
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunSayIIP
#BintangKeluarga
 

Minggu, 02 April 2017

Games#3 Hari#10 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

     Nikmat yang luar biasa terasa saat setiap saat bersama pasangan. Hari ini bertepatan dengan hari#10 tantangan 10 hari, jatah cuti suami habis dan harus balik ke Jakarta karena senin sudah harus masuk kerja lagi. Tak terasa 4 hari sudah terlewati pasca lahiran. Nano2 adaptasi membersamai putri kami tercinta sangatlah terasa dan menjadi moment yang menguatkan kebersamaan kami serta menjadi media belajar bagi kami untuk menjadi orang tua yang baik. Di saat harus melakukan aktivitas sehari2 dan tetap harus menjaga dedek bayi, kami bergantian dan saling membantu. Entah itu saat harus terbangun di malam hari karena popok basah, dedek pingin asi atau menemani dedek, nyuci popok dll. Suami senantiasa membersamai bahkan saat saya BAK atau mandi suami pun tak segan membersamai karena diawal pasca melahirkan masih terasa sakit. Dan ketika ayah sudah harus kembali ke Jakarta rasanya luar biasa, air mata menetes berkali2. Harus benar2 bisa mengatur waktu dengan baik dan menjaga serta merawat dedek dengan baik. Apalagi saya saat ini berada di rumah mertua. Tetap bagaimanapun, kedekatan antara ortu dan mertua berbeda2. Semoga saya bisa melewati masa ini sampai nanti dedek sudah bisa dibawa ke Jakarta dan berkumpul lagi.
      Bersamaan rasa nano2 yang memenuhi ruang hati saya, di hari#10 tantangan 10 hari kuliah bunda sayang IIP kami masih menjalankan family project yang keempat yaitu one day one knowledge dan projek kencleng ramadhan. Adapun ilmu yang kami dapatkan adalah mengenai perawatan bayi yang kami peroleh dari mbah pijat bayi yang memandikan dedek dan memijat dedek tiap hari selama sebulan ke depan. Sedikit demi sedikit kami berusaha terus menimba ilmu dari siapapun tentang perawatan bayi. Semoga ikhtiar kami ini, bisa menjadi bekal untuk merawat dedek dengan baik.

Jumat, 31 Maret 2017

Games#3 Hari#9 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

      Alhamdulillah di hari#9 Tantangan 10 hari games#3 kuliah bunda sayang yang bertepatan pula dengan hari ketiga pasca melahirkan azhimaku tersayang, saya benar2 merasakan nikmat yang sungguh luar biasa bisa merasakan moment2 yang begitu berharga dengan buah hati. Terbayang dalam angan dan berharap dalam lubuk hati semoga saya senantiasa komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati yaitu salah satunya adalah menjadi ibu profesional.
Alhamdulillah lagi2 Allah mengijabah doa kami yang dari awal kami ingin sekali menjalankan kewajiban untuk mengASIhi anak sampai setidaknΓ ya 2 tahun. Rasanya Allah memudahkan menggapai impian kami dengan memberikan kemudahan asi saya untuk keluar. Berbekal keyakinan dan harapan serta yang pasti adalah pertolongan Allah, meskipun di hari ke2 pasca melahirkan baru belajar menyusui dan belum keluar asi tetapi saya tetap tenang dan memberikan asi untuk diminum dedek. Alhamdulillah lama kelamaan keluarlah asi yang ditunggu2 meskipun baru sedikit tetapi terus saya berikan dan alhamdulillah bertambah.
Bagiku dari azhima, saya belajar banyak hal. Belajar bagaimana untuk mengartikan tangisan bayi, belajar untuk terus yakin ke Allah, belajar untuk senantiasa menjadikan setiap nasihat dari orang itu adalah ilmu dan belajar untuk terus menjadi gelas kosong sehingga mampu menampung ilmu2 dari orang lain.
Nah berawal dari kondisi tersebut, sembari tetap menjalankan family project kencleng ramadhan yang mana bentuk project itu berupa menyisihkan uang untuk anak yatim yang rencananya akan diberikan saat ramadhan nanti, kami menemukan satu lagi family project yaitu one day one knowledge. Jadi setidaknya satu hari kami harus mencari tambahan pengetahuan minimal tentang 1 hal terutama tentang pengasuhan anak bayi baru lahir. Karena ini yang kami butuhkan saat ini. Dan hari ini tadi kami memulai project tambahan yang muncul karena kebutuhan saat ini.
Project ini rencananya akan kami lakukan selama satu bulan. Jika bisa konsisten, akan kami lanjutkan pada bulan2 beri11kutnya. Untuk hari pertama project ODOK (One Day One Knowledge) kami memperoleh pengetahuan tentang bagaimana mengartikan tangisan bayi. Bayi menangis bisa karena kondisi tidak nyaman, haus, pipis atau eek. Saya dan suamipun tadi bekerja sama untuk saling mengingatkan agar tenang saat anak nangis dan mencoba menganalisis dari keempat kondisi itu. Apakah pipis/eek/haus atau ada kondisi yang kurang nyaman.
Anak adalah guru kita. Darinya kami banyak belajar. Moment2 bersamanya seperti waktu belajar bagi kita. Seperti yang saya rasa saat ini, saat ia sedang tidak tidur, saya fokus ke dia. Dan saat ia tidur, waktunya saya mengerjakan tugas saya yang lain, termasuk melaporkan perkembangan family project ini. Meskipun tadi mengantuk dan baru tidur bentar terus bangun karena kepikiran harus menyusui dan saya lihat dedek terbangun juga, akhirnya saya bangun. Saya mencium bau, lalu saya buka selimutnya ternyata ia terbangun karena eek. Saya menunggu sampai ia selesai dan membersihkannya lalu baru saya susui. Setelah selesai, dedek tidur lalu saya tidurkan. Saya rasanya ingin langsung ikut tidur juga. Tapi teringat dengan tugas kuliah bunsay. Pikir saya mumpung dedek tidur, saya ambil hp dan menyelesaikannya. Karena sekarang baru bisa pegang hp saat ia tidur.

Rabu, 29 Maret 2017

Games#3 Hari#7 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

    Alhamdulillah akhirnya mendapatkan sinyal setelah tadi malam meminta bantuan suami untuk keluar ruangan mencari sinyal dan mengupload tugas kuliah bunprof hari#7 ini dan ternyata blog tidak kunjung bisa dibuka. Pagi ini nyoba buka lagi alhamdulillah blog pun bisa terbuka dan akhirnya menuliskan apa yang saya alami di hari#7 tantangan 10 hari kuliah bunsay games#3.
    Hasbunallah wa nikmal wakil nikmal maula wa nikman nasir...Alhamdulillah syukur yang memenuhi ruang dada ini akan pertolongan Allah dan kasih sayangNya yang setiap hari kita rasakan apalagi saat masa-masa 'kepasrahaan ke Allah' diuji, akan benar2 terasa nikmat Allah yang tak pernah bisa dihitung berlimpahnya. Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan? Kalimat cintaNya ini senantiasa berusaha ku simpan dalam hati agar selalu bersyukur.
      Memasuki hari#7 tantangan 10 hari kuliah bunsay berkaitan dengan family project, ada project yang tidak bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana pelaksanaan karena ada hal lain yang kami fokusi yaitu kelahiran anak pertama kami.
      Alhamdulillah masa2 kritis sudah terlewati. Dimulai dari hari sabtu saat periksa kehamilan, dokter menyatakan tali pusat sudah semkin rapuh dan saat di ctg(rekam jatung bayi) kondisinya kurang bagus. Lalu untuk menyakinkan dokter, saya diminta untuk kembali lagi di hari senin. Senin pun kembali   di usg dan ctg. Dr hasil usg dan ctg, dokter mengatakan janin harus segera dilahirkan. Saya pun bertanya apakah bisa memungkinkan untik normal karena saya memang dari sejak awal hamil pingin sekali lahiran normal dan dari awal kehamilan pun kemungkinan utk lahiran normal sangatlah besar. Dokter pun menjelaskan akan diusahakan utk diinduksi dulu baru jika tidk memungkinkan harus secar. Dokter pun menyarankan selasa sebisa mungkin sudah harus ada tindakan.
      Akhirnya saya pulang dan berdiskusi dengan keluarga. Keluarga menyarankan untuk menunggu tanda2 lahir dari bayinya sendiri. Tapi saya dan suami mengikhtiarkan untuk mencari second opinion dari dokter lain. Akhirnya selasa kami cari dokter perempuan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain. Dari beberapa rmh sakit yang kami kunjungi dokter perempuan cuti dan akhirnya kami menemukan di klinik bersalin.
      Sore pun saya diperiksa dan ternyata pendapat dokternya sama, bayi harus segera dlahirkan malam itu juga. Karena detak jantungnya kritis. Saya smpat di oksigen 1 jam. Kami menanyakan kmgkinan normalnya berapa persen. Dokterpun bilang kalau untuk persalinan normal persentaseny kecil dan untuk amannya harus secar.
      Kembali lagi ke impian kami utk persalinan normal. Akhirnya kami memutuskan utk ke rmah sakit yg pertama periksa. Akhirnya kami daftar di IGD, di cek denyut jantungnya debay bagus akhirnya dputuskan untuk diinduksi lagi. 3x di induksi dari jam 00.30-16.00 akhirnya bukaan 1. Dr 16.00-16.30 sdh smpe 3 dan sakitnya krasa terus menerus hingga akhirnya 18.00 berbarengan kumandang maghrib, debay menyenandungkan tangisan pertamanya diiringi lantunan adzan. Air matapun tumpah ruah tak terbendung lagi saat imd.
       Alhamdulillah diberi kelancaran dan akhirnya bisa persalinan normal. Ikhtiar adalah permohonan proposal persetujuan dr Allah SWT dan ijabah adalah hak persetujuanNya. Alhamdulillah ikhtiar dan doa kami dikabulkan. Kalimat lailahailla anta subhanaka inni kuntu minadzalimin pun tak henti2nya berusaha kulantunkan dr hari sabtu smpai tadi saat mau persalinan. Berkat doa ortu, suami, keluarga, temen2, dan bunprof semua serta ijabah dariNya persalinan bisa berjalan lancar dan normal, debay dan saya alhamdulillah sehat semua.
Jazakumullahu khairan katsir atas smua doa2nya😊
       Semoga kami bisa melanjutkan family project kembali setelah ini.

Selasa, 28 Maret 2017

Games#3 Hari#6 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

   Hari ini adalah hari yang luar biasa bagiku. Setelah kemarin periksa kehamilan dan disarankan oleh dokter harus segera dilahirkan karena tali pusar yang semakin mengalami pengapuran dan dikasih waktu sampai hari ini untuk mengambil keputusan, akhirnya suami memutuskan untuk pulang ke solo kemarin malam dan akhirnya hari ini kami ikhtiar untuk mencari analisis dokter kandungan yang lain.
   Rumah sakit satu ke rumah sakit yang lainnya coba kami kunjungi satu per satu untuk mendapatkan second opinion sebagai bahan pertimbangan. Beberapa dokter cuti dan akhirnya kami menemukan dokter kandungan perempuan tentunya yang sesuai dengan yang kami cari di sebuah klinik. Merasakan pencarian dokter seperti mencari pasangan hidup. Hehe...Harus pilih sesuai dengan kriteria kita (dalam hal ini pilih dokter yang pro normal, pro imd dan pro ASI).
    Oleh karena itu kaitannya dengan family project yang harusnya hari ini jadwalnya suami untuk membereskan rak buku yang ada di Jakarta dan saya yang harusnya melanjutkan membereskan rak buku yang ada di Solo yang belum selesai, akhirnya tidak terlaksana karena sudah kecapekan dan posisi suami juga di Solo.
    Untuk project kencleng ramadhannya masih tetap berjalan sesuai dengan rencana. Semoga untuk project berbagi bukunya bisa dilanjutkan keesokan harinya. Oya, mohon doa dari bunda profesional semua semoga persalinan saya lancar dan mohon maaf atas segala salah dan khilaf ya bunprof semua 😍.

Senin, 27 Maret 2017

Games#3 Hari#5 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

    Diantara saat-saat menunggu kehadiran dedek, untuk memburamkan rasa deg2an yang terkadang menghantui dan rasa wow yang terkadang tiba-tiba muncul berusaha menyibukkan diri dengan kegiatan produktif. Setiap merasakan rasa wow, hati ini menghiburnya dengan mengatakan ke diri sendiri bahwa semakin sering merasakan rasa wow itu artinya perjumpaan dengan dedek yang dinanti-nanti akan segera datang.
    Seperti yang dirasakan hari ini tadi, meskipun agak nyeri-nyeri dan badan terasa lelah, sebelum periksa kehamilan saya sempatkan untuk membereskan rak buku, family project kami, sesuai dengan jadwal yang telah kami sepakati saat family forum.
    1 rak buku selesai dibereskan sebelum ke rumah sakit dan 1 rak lagi saya lanjutkan setelah pulang dari rumah sakit. Karena sudah sore, saya memutuskan untuk istirahat dan dilanjutkan besuk sehingga masih ada 1 rak lagi yang belum sempat dibereskan.

Minggu, 26 Maret 2017

Games#3 Hari#4 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

     Sejatinya berbagi itu adalah kebutuhan kita. Berbagi itu tak hanya agar membuat orang lain bahagia tapi sebenarnya diri kitalah yang membutuhkan rasa bahagia itu saat kita berbagi. Berbagi membuat hidup lebih berarti, mungkin tak asing lagi kalimat ini di telinga kita. Karena berartinya berbagi ini, sampai-sampai Allah menjanjikan pahala yang berlipat-lipat. Karena berbagi merupakan wujud dari kebersyukuran.


       Berbagi adalah salah satu bentuk realisasi dari empati. Empati merupakan bagian dari kecerdasan yang harus dimiliki oleh orang yang menginginkan hidup sukses dan bahagia☺.
    Nah karena keluarga kami 'semangat action team' ingin menjadi keluarga yang bermanfaat untuk sesama dan tentunya menjalani hidup penuh makna agar sukses dan bahagia dunia akhirat, maka kami berusaha komitmen dengan family project yang telah kami sepakati saat family forum. Alhamdulillah hari ini sebagian baju yang telah disortir sudah diberikan ke tetangga sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Ada baju yang belum sama sekali dipakai dan ada baju yang masih layak pakai. Melihat senyum kebahagiaannya saat menerima rasanya bahagia juga dihati. Meskipun tak seberapa semoga bisa menjadi latihan diri untuk senantiasa berbagi dari apa yang dimiliki☺.

Jumat, 24 Maret 2017

Games#3 Hari#2 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

        Rencana itu adalah panduan ataupun pengingat kita untuk memanfaatkan waktu dengan baik. Nah seperti halnya dalam tantangan 10 hari pada games#3 kuliah bunda sayang yang berkaitan dengan family project ini. Sesuai dengan rencana pelaksanaan projek, hari ini jadwalnya untuk penyortiran baju-baju yang di almari saya di Solo.
        Alhamdulillah kegiatan penyortiran pun terlaksana. Baju-baju yang sudah jarang dipakai sudah disendirikan namun belum dipilih mana yang layak dikasihkan tetangga dan mana yang tidak layak. Kegiatan pemilihan baju-baju ini rencananya akan dilanjutkan keesokan hari.

        Untuk projek kencleng ramadhan juga sudah dijalankan. Rencananya mau membuat kotak khusus sebagai kencleng ramadhan ini.

Kamis, 23 Maret 2017

Games#3 Hari#1 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

Assalamu'alaikum bunda pembelajar ^_^
Bagaimana punya kabar?
Masih semangat belajar?
Tak terasa untuk kuliah bunda sayang Institut Ibu Profesional sudah sampai pada materi#3. Pada materi#3 ini membahas tentang kecerdasan seperti yang telah saya share pada postingan sebelumnya.
Nah untuk mengikat ilmu yang telah diperoleh dalam 3 pertemuan ini, kami para peserta diberi tantangan untuk membuat FAMILY PROJECT.

Apa itu FAMILY PROJECT?
      Family project atau projek keluarga adalah aktivitas yang secara sadar dibicarakan bersama, dikerjakan bersama oleh seluruh atau sebagian anggota keluarga dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama pula.
      Family project atau projek keluarga bagi kami berguna sebagai sarana belajar untuk meningkatkan komunikasi produktif keluarga, melatih kemandirian dan menstimulus kecerdasan.
     Family project merupakan kesepatan bersama. Oleh karena posisi kami saat ini sedang LDM, suami di Jakarta dan saya di Solo sehingga kami membuat family forum melalui komunikasi lewat telepon pada hari Rabu malam, 22 Maret 2017. Dari family forum tersebut kami 'semangat action team' menyepakati family project berikut ini.

1. Nama Projek
MARTABAK MANIS (MerApikan Rumah tercinTA dan berBAgi Kebahagiaan serta senyuMAN bagI Sesama)
Projek ini kami turunkan menjadi 3 yaitu :
- Berbagi baju
- Berbagi buku
- Kencleng ramadhan
2. Latar belakang
Melihat almari baju maupun buku yang semakin hari semakin penuh. Beberapa baju yang masih layak pakai dirasa jarang dipakai dan ada beberapa buku yang sudah terbaca yang dirasa perlu dirapikan kembali untuk dipilih yang masih terpakai. Selain itu saat ini sudah memasuki bulan rajab yang menandakan bulan ramadhan semakin dekat sehingga kami memutuskan untuk menyisihkan sedikit demi sedikit hasil kerja kami untuk nantinya dibagikan kepada anak yatim piatu saat ramadhan.
3. Sasaran
Specific : mengajak anggota keluarga untuk berbagi dan peduli pada sesama sebagai sarana mengasah kecerdasan emosional (empati)
Measurable : minimal sebulan sekali
Timebound :
- berbagi baju : bulan April
- berbagi buku : bulan April
- kencleng ramadhan : 25 Maret-17 Juni
4. Rencana Pelaksanaan
a. Berbagi Baju
    PIC : saya & suami
    - penyortiran baju :
      24 Maret (Saya)
      25 Maret (Suami)
      Untuk penyortitan baju dilaksanakan di hari yang berbeda karena posisi kami sedang tidak bersama. Saya di Solo, sedangkan suami di Jakarta sehingga masing-masing merapikan almarinya sendiri-sendiri. Karena suami bekerja dan luangnya hari sabtu dan ahad, maka rencana penyortiran bajunya pada hari sabtu, 25 Maret 2017.
   - penyaluran : Ahad, 26 Maret 2017
     Saya : sasarannya tetangga
     Suami : pemulung
b. Berbagi Buku
    PIC : suami
    - penyortiran buku : 27 Maret 2017
    - penyaluran : kami rencananya akan menggabungkan buku kami dari hasil penyortiran beberes almari buku dengan buku-buku yang kami kumpulkan bersama teman-teman kami di GARDU BUKU untuk disalurkan ke perpustakaan yang dikelola teman-teman kami di Jambi dan Papua. Kebetulan rumah kami dijadikan sebagai basecamp pengumpulan buku. Kami sudah mengirimkan buku untuk perpustakaan yang dikelola teman kami di Papua.
     Nah untuk kloter kedua ini sebagian buku sudah terkumpul tetapi belum bisa kami salurkan karena masih ada buku yang terpisah tempat yang dikumpulkan anggota tim dan belum sempat untuk mengambilnya serta masih menunggu bantuan Al-Quran dari Daarut Tauhid. Target kami, bulan April sudah bisa mengirimkan buku untuk perpustakaa  di Jambi. Jika dari bunprof ada yang mau berbagi buku, kami masih siap menerima dan menyalurkannya😊.
c. Kencleng Ramadhan
    PIC : Saya
    Pelaksanaan : 25 Maret - 17 Juni
    Penyaluran : 18 Juni (insyaAllah kami salurkan melalui LAZIS UNS)
Itulah beberapa family project yang kami rencanakan. Semoga bisa terlaksana dan membawa keberkahan serta kebermanfaatan.
Berbagi itu indah^_^

Rabu, 22 Maret 2017

Materi #3 Kuliah Bunda Sayang IIP

*Institut Ibu Profesional*
*Materi Bunda Sayang sesi #3*

❤ PENTINGNYA MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK DEMI KEBAHAGIAAN HIDUP ❤


Dalam kehidupan ini ada dua kata yang selalu diinginkan manusia dalam hidup yaitu *SUKSES* dan *BAHAGIA*

☘ Makna SUKSES

Menurut D. Paul Reily dalam bukunya _Success is Simple_ mendefinisikan sukses sebagai pencapaian yang berangsur-angsur meningkat terhadap suatu tujuan dan cita-cita yang berharga

Sedangkan menurut lela swell dalam bukunya _Success_mengemukakan pendapatnya bahwa *sukses adalah*  _peristiwa atau pengalaman yang kita akan mengingatnya sebagai pemuasan diri_

☘ Makna BAHAGIA

Menurut Prof. Martin Selligman dalam bukunya _Authentic Happiness_ mendefinisikan kebahagiaan hidup dalam tiga kategori :

*A. Hidup yang penuh kesenangan* (Pleasant Life )
Hidup yg penuh kesenangan, ialah kondisi kehidupan dimana pencarian kesenangan hidup, kepuasan nafsu, keinginan dan berbagai bentuk kesenangan lain nya, menjadi tujuan hidup manusia

 Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat material.

*B. Hidup nyaman* ( Good Life)
Hidup yg nyaman, ialah kehidupan, dimana segala keperluan kehidupan manusia secara jasmani, rohani dan sosial telah terpenuhi.. Hidup yg aman, tentram, damai. Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat mental

*C. Hidup Bermakna* ( Meaningful Life)
Hidup yang bermakna, lebih tinggi lagi dari tingkat kehidupan yang nyaman, selain segala keperluan hidupnya telah terpenuhi, ia menjalani hidup ini dengan penuh pemahaman tentang makna dan tujuan kehidupan. Selain untuk diri dan keluarga nya, ia juga memberikan kebaikan bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Rasa kebahagiaan yg timbul ketika banyak orang lain mendapatkan kebahagiaan karena usaha kita, _pleasure in giving, kebahagiaan dalam berbagi. Kebahagiaan jenis ini lebih bersifat spiritual_

Untuk mencapai kategori hidup SUKSES dan BAHAGIA *kita perlu memiliki berbagai macam kecerdasan hidup*.

☘ KECERDASAN
Para ahli berpendapat untuk tidak membicarakan atau memberikan batasan yang jelas tentang kecerdasan. Karena kecerdasan itu merupakan status mental yang tidak memerlukan definisi. Para ahli lebih memusatkan perhatian pada perilaku kecerdasan seperti kemampuan memahami dan menyelesaikan masalah dengan cepat, kemampuan mengingat dan daya kreativitas serta imajinasi yang terus berkembang.

πŸ“šMACAM-MACAM KECERDASAN

*A. Kecerdasan Intelektual* (Intellectual Quotient)

Adalah  kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar memahami gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya.
Howard Gardner pakar psikologi perkembangan, menjelaskan ada sembilan macam kecerdasan manusia. Kecerdasan tersebut meliputi kecerdasan bahasa (linguistic), musik (musical), logika-matematika (logical-mathematical), spasial (spatial), kinestetis-tubuh (bodily-kinesthetic), intrapersonal (intrapersonal), interpersonal (interpersonal), naturalis (naturalits) dan eksistensial (existensial)

*B. Kecerdasan Emosional* (Emotional Intelleigence)
kemampuan untuk mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan orang lain, memotivasi diri sendiri, mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungannya dengan orang lain.
*Komponen-komponen dasar kecerdasan emosional adalah* :
1.  Kemampuan Mengenali Emosi diri sendiri (kesadaran diri).
2.  Kemampuan Mengelola Emosi.
3.  Kemampuan Memotivasi Diri Sendiri (Motivasi).
4.  Kemampuan Mengenali Emosi Orang lain (Empati).
5.  Membina Hubungan Dengan Orang Lain (Ketrampilan sosial).


*C. Kecerdasan Spiritual* ( Spiritual Intelligence)
Kemampuan untuk mengenal Allah  dan memahami posisinya sebagai hamba Allah. Inilah yang disebut dalam agama sebagai fitrah keimanan.

Secara ilmiah Kecerdasan Spiritual pertama kali dicetuskan oleh Donah Zohar dari Harvard University dan Ian Marshall dari Oxford University, yang diperoleh berdasarkan penelitian ilmiah yang sangat komprehensif.  Pada tahun 1977. Seorang Ahli Syaraf, V.S Ramachandran bersama timnya menemukan keberadaan God Spot dalam jaringan otak manusia dan ini adalah pusat spiritual (spiriitual center) yang terletak diantara jaringan syaraf dan otak.

Dari spiritual center ini menghasilkan suara hati yang memiliki kekmampuan lebih dalam menilai suatu kebenaran bila dibandingkan dengan panca indra.

πŸ“ŒAda Tiga prinsip dalam kecerdasan Spiritual yaitu :
- Prinsip Kebenaran
- Prinsip keadilan
- Prinsip kebaikan

*D. Kecerdasan Menghadapi Tantangan*  (Adversity Intelligence)
Kemampuan untuk mengubah hambatan menjadi peluang.

πŸ“ŒAda tiga tipe  menurut Stoltz yaitu :
1. Quitter , adalah orang-orang dengan Adversity Intelligence ( AI) yang rendah, bilamana bekerja dan ketemu masalah cenderung segera menghindar dan menyalahkan orang lain. Keluar (berhenti) dari apa yang sedang dikerjakannya dan membiarkan persoalannya berlarut2.

2. Campers itu orang dengan AI moderate, berusaha bekerja dengan baik. Meskipun demikian cenderung menghindari resiko, terutama berkaitan dengan resiko pribadi.

Jika bertemu halangan berusaha mengatasinya selama tidak beresiko. Jika tekanan terlalu besar, akan berhenti dan mencari aman. Kadang dengan mengulur2 menyelesaikannya.

3. Climbers , adalah orang2 dengan AI tinggi, yang berani menghadapi tantangan dan resiko, mengubah hambatan menjadi peluang, senantiasa fokus pada solusi.

Climbers percaya bahwa dirinya diciptakan untuk membuat perubahan ke arah yang lebih baik dan juga menaruh kepercayaan kepada orang lain bahwa mereka pada dasarnya baik dan dapat bekerja dengan baik

πŸ“Œ Kecerdasan Intellektual : Membuat anak pandai, sehingga bisa menjadi sarana meraih kebahagiaan hidup yang penuh kesenangan (pleasant life). Seperti masuk universitas ternama, mendapat pekerjaan dan jabatan yang tinggi. Memiliki rumah, mobil dan kesenangan materi yang lain.

πŸ“Œ Kecerdasan Emosional : membuat anak bisa mengenali dan mengendalikan emosi diri serta emosi orang lain. Kecerdasan ini sangat diperlukan agar seseorang bisa mencapai taraf kebahagiaan di ranah nyaman ( good life), karena kebutuhan jasmani, rohani dan spiritualnya terpenuhi.

πŸ“Œ Kecerdasan Spiritual : membuat hidup penuh arti, anak akan mampu memberi makna pada kehidupan, dan paham apa misi Allah menciptakan diri kita di dunia ini. Membuat anak berpikir secara luas makna sebuah kesuksesan. Hal ini akan mendorong anak-anak mencapai kebahagian hakiki yaitu kehidupan penuh makna (meaningful life).

πŸ“Œ Kecerdasan Menghadapi Tantangan : Menentukan seberapa tangguh anak ini untuk mencapai tingkat kebahagiaan hidup yang dia inginkan.



πŸ“š LATIHAN-LATIHAN-LATIHAN

Untuk melatih 3 materi yang sudah kita pelajari yaitu Komunikasi Produktif, Kemandirian, dan mengasah Kecerdasan ini, kita bisa menyelenggarakan Projek Keluarga. Mari kita pahami bersama apa itu projek keluarga.

❤ *PROJEK KELUARGA* ❤

Salah satu aktivitas yang bisa kita jalankan di keluarga sebagai sarana belajar seluruh anggota keluarga dalam meningkatkan komunikasi keluarga, melatih kemandirian dan menstimulus kecerdasan adalah projek keluarga.

πŸ“Œ APA ITU PROJEK KELUARGA

*Projek keluarga* adalah aktivitas yang secara sadar dibicarakan bersama, dikerjakan bersama   oleh seluruh atau sebagian anggota keluarga dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara bersama pula.


πŸ“Œ CIRI-CIRI PROJEK KELUARGA

a. Fokus pada proses, bukan pada hasil
b. Sederhana
c. Menyenangkan
d. Mudah – Menantang
e. Memiliki durasi pendek

πŸ“Œ KOMPONEN PROJEK KELUARGA

a. Sasaran
SMART : Specific, Measurable, Achiveable, Reliable, Tangible
Maksimum 3 sasaran.
b. Sarana
Alat dan Bahan yang diperlukan.
Dana yang diperlukan ( apabila ada)
c. Sumber Daya Manusia
Penanggungjawab
Pelaksanan
d. Waktu
Jadwal Pelaksanaan
Durasi
e. Nama Projek
Berikan nama khusus terhadap projek yang dikerjakan keluarga.

πŸ“Œ BAGAIMANA CARANYA MEMANTAU PROJEK KELUARGA

*Lakukan APRESIASI bukan EVALUASI*

Apabila sudah menjalankan projek keluarga maka segera buat forum apresiasi keluarga diantara jeda projek tersebut, apabila projek memiliki durasi lebih dari 1 minggu – 1 bulan. Apabila projek hanya berdurasi 1-3 hari, maka lakukan pada akhir projek berjalan.

Anak-anak belum memerlukan evaluasi, yang kita lakukan hanya memberikan apresiasi saja, karena hal ini penting untuk menjaga suasana selalu menyenangkan dan  membuat anak senantiasa bersemangat dalam mengerjakan projek selanjutnya.

Apabila ada hal-hal  yang kita rasa penting untuk diperbaiki atau diubah strateginya, maka cukup anda catat saja, simpan dengan baik bersama satu file catatan projek ini, dan buka kembali saat kita dan anak-anak akan merencanakan projek berikutnya. Hal ini akan lebih membuat perencanaan kita lebih efektif, karena anak-anak akan melakukan perubahan menjelang  melakukan projek, bukan diberitahu kesalahan setelah melakukan sebuah projek. Efek yang muncul akan sangat berbeda.

πŸ“Œ BAGAIMANA CARA MENGAPRESIASI

Perbanyaklah membuat forum keluarga saat sore ngeteh bersama, atau sepekan sekali saat akhir pekan. Di IbuProfesional, forum keluarga seperti ini  terkenal dengan nama *“MASTER MIND”*. Bagaimana cara menjalankan master mind, ciptakan suasana yang santai di rumah, kemudian tanyakan 3 hal saja:
a. Ada yang punya pengalaman menarik selama menjalankan projek ini?
b. Apa yang sudah baik?
c. Minggu depan apa yang akan kita lakukan?

πŸ“Œ CONTOH PROJEK KELUARGA

*Nama Projek*  : WARNAI DUNIA WARNAMU

*Gagasan* : Sudah 2 tahun cat tembok rumah tidak pernah berganti, kali ini anak-anak punya ide, dengan diskusi pertanyaan berikut, mengapa cat rumah itu kok satu warna? Bagaimana jika rumah itu warna-warni? Mengapa tidak kita cat tembok rumah kita warna warni?

*Pelaksanaan* : Tentukan durasi waktunya, misal  hari Minggu, 26 Maret 2017, tentukan penanggungjawabnya (PIC), kasih jabatan misal  “Jendral Cat Warna”. Berikan ruang sang jendral untuk mengambil keputusan terhadap segala tantangan yang muncul selama projek berjalan.

*Nama Projek* :  SUNDAY LIBRARY

*Gagasan* : Anak-anak sangat senang membaca, banyak buku yang sudah terbaca, tidak dibaca lagi. Anak-anak ingin berbagi manfaat . Mengapa perpustakaan itu harus bentuk bangunan? Bagaimana jika perpustakaan itu bergerak dari satu tempat ke tempat lain? Mengapa tidak kita membuat perpustakaan keliling setiap minggu di event Car Free Day?

*Pelaksanaan* : Tentukan waktunya, setiap hari minggu, tentukan PIC mingguannya, kasih jabatan misal “Library man”, berikan ruang sang library man dan tim untuk menghadapi tantangan  yang muncul selama projek berjalan

*AMATI, TERLIBAT, TULIS*

πŸ“Œ AMATI
*Aspek Komunikasi Produktif*
Bagaimanakah pola komunikasi anak-anak kita selama menjalankan sebuah projek?

*Aspek Kemandirian*
Apakah sudah makin terlihat tingkat kemandirian anak-anak dalam mengerjakan projek?

*Aspek Kecerdasan*
Bagaimana cara anak meningkatkan rasa ingin tahunya? ( IQ), bagaimana cara anak mengelola emosi selama projek berjalan ?(Emotional Intellegence/EI), Bagaimana cara anak meningkatkan kebermanfaatan dirinya dengan projek tersebut? ( Spiritual Intellegence. SI), Bagaimana cara anak mengubah masalah menjadi peluang ( Adversity Intellegence,AI)

πŸ“Œ TERLIBAT
Dalam setiap projek yang dibuat libatkan diri kita, para orangtua, untuk menjadi bagian anggota tim, asyik menjalankan bersama sebagai pembelajaran. Belajarlah menjadi follower yang taat pada keputusan leader. Saat menyelenggarakan master mind, bergantilah peran menjadi fasilitator yang baik.

πŸ“Œ TULIS
Tulis pengalaman kita setiap hari baik cerita gagal maupu cerita sukses dalam menjalankan projek demi projek., baik cerita bahagia maupun cerita mengharubiru. Alirkan rasa anda setiap hari.

Selamat mengunci ilmu dengan amal anda,


Salam Ibu Profesional,



/Tim Fasilitator Bunda Sayang/

Sumber Bacaan :
Stoltz, Paul G, PhD, 1997 Adversity Quotient, Mengubah hambatan menjadi Peluang, Jakarta , Grasindo
Melva Tobing, MPsi, Daya Tahan Anak Hadapi Kesulitan, Jakarta.
D. Paul Reily ,  “Success is Simple”, Gramedia, Jakarta
Lela Swell, Success, Grasindo, Jakarta
Martin Selligman, Authentic Happiness, Jakarta

Senin, 27 Februari 2017

Games#2 Hari#5 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP

Assalamu'alaikum bunda pembelajar^_^
  Bagaimana kemandirian di dalam keluarga bunda? Kalau saya masih berkutat dengan diri sendiri bund yaitu berkaitan dengan kemandirian psikososial dab emosionak. Masih terus berusaha untuk melatih kemandirian tersebut. Melanjutkan tantangan hari sebelumnya tentang melatih kemandirian, di hari kelima ini senin 27 Februari 2017 praktik kemandirian yang kami lakukan sebagai berikut.
Istri :
1. Kemandirian dalam ketrampilan hidup : memasak
   Sama dengan di hari keempat, di hari kelima ini saya tidak membuat camilan tetapi tetap memasak untuk makan. Hari ini fokus bersih-bersih rumah dan membantu menjemur hasil panen padi yang belum kering sehingga diputuskan tidak membuat camilan.
2. Kemandirian psikososial : empati, bijak dalam menentukan sikap
    Saya sama suami mulai LDM hari ini untuk persiapan persalinan. Meskipun LDM, saya berusaha meminta ijin suami saat ada kegiatan. Dan hari ini saat saya memutuskan untuk menjenguk saudara di rumah sakit meskipun hujan gerimis dan alhamdulillahnya suami mendukung keputusanku alias memberikan ijin.
3. Kemandirian emosional : pengendalian emosi
    Untuk kemandirian emosionalnya, hari ini berhasil.

Suami:
1. Kemandirian dalam ketrampilan 
      Karena sudah mulai LDM, hari ini suami beberes rumah sendiri dan mencuci pakaian sendiri.
2. Kemandirian psikososial : empati, bijak dalam menentukan sikap
  Meskipun kondisi badannya masih kurang fit, suami masih tetap berangkat kerja. Keputusan yang diambil menurut saya keputusan yang bijak karena memprioritaskan profesionalisme kerja. 
3. Kemandirian emosional : pengendalian emosi
   Sama halnya dengan kemandirian psikososial. Di hari kelima ini suamipun berhasil dalam hal kemandirian emosional. Meskipun suami kondisi kurang fit tetapi tidak ada keluhan yang ia lontarkan.

Scale Up Impact

Assalamu'alaikum Ibu Pembaharu... Pekan kemarin merupakan pekan terakhir perkuliahan di bunsal. Hampir 6 bulan menjalani perkuliahan ini...