Alhamdulillah di hari#9 Tantangan 10 hari games#3 kuliah bunda sayang yang bertepatan pula dengan hari ketiga pasca melahirkan azhimaku tersayang, saya benar2 merasakan nikmat yang sungguh luar biasa bisa merasakan moment2 yang begitu berharga dengan buah hati. Terbayang dalam angan dan berharap dalam lubuk hati semoga saya senantiasa komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati yaitu salah satunya adalah menjadi ibu profesional.
Alhamdulillah lagi2 Allah mengijabah doa kami yang dari awal kami ingin sekali menjalankan kewajiban untuk mengASIhi anak sampai setidaknàya 2 tahun. Rasanya Allah memudahkan menggapai impian kami dengan memberikan kemudahan asi saya untuk keluar. Berbekal keyakinan dan harapan serta yang pasti adalah pertolongan Allah, meskipun di hari ke2 pasca melahirkan baru belajar menyusui dan belum keluar asi tetapi saya tetap tenang dan memberikan asi untuk diminum dedek. Alhamdulillah lama kelamaan keluarlah asi yang ditunggu2 meskipun baru sedikit tetapi terus saya berikan dan alhamdulillah bertambah.
Bagiku dari azhima, saya belajar banyak hal. Belajar bagaimana untuk mengartikan tangisan bayi, belajar untuk terus yakin ke Allah, belajar untuk senantiasa menjadikan setiap nasihat dari orang itu adalah ilmu dan belajar untuk terus menjadi gelas kosong sehingga mampu menampung ilmu2 dari orang lain.
Nah berawal dari kondisi tersebut, sembari tetap menjalankan family project kencleng ramadhan yang mana bentuk project itu berupa menyisihkan uang untuk anak yatim yang rencananya akan diberikan saat ramadhan nanti, kami menemukan satu lagi family project yaitu one day one knowledge. Jadi setidaknya satu hari kami harus mencari tambahan pengetahuan minimal tentang 1 hal terutama tentang pengasuhan anak bayi baru lahir. Karena ini yang kami butuhkan saat ini. Dan hari ini tadi kami memulai project tambahan yang muncul karena kebutuhan saat ini.
Project ini rencananya akan kami lakukan selama satu bulan. Jika bisa konsisten, akan kami lanjutkan pada bulan2 beri11kutnya. Untuk hari pertama project ODOK (One Day One Knowledge) kami memperoleh pengetahuan tentang bagaimana mengartikan tangisan bayi. Bayi menangis bisa karena kondisi tidak nyaman, haus, pipis atau eek. Saya dan suamipun tadi bekerja sama untuk saling mengingatkan agar tenang saat anak nangis dan mencoba menganalisis dari keempat kondisi itu. Apakah pipis/eek/haus atau ada kondisi yang kurang nyaman.
Anak adalah guru kita. Darinya kami banyak belajar. Moment2 bersamanya seperti waktu belajar bagi kita. Seperti yang saya rasa saat ini, saat ia sedang tidak tidur, saya fokus ke dia. Dan saat ia tidur, waktunya saya mengerjakan tugas saya yang lain, termasuk melaporkan perkembangan family project ini. Meskipun tadi mengantuk dan baru tidur bentar terus bangun karena kepikiran harus menyusui dan saya lihat dedek terbangun juga, akhirnya saya bangun. Saya mencium bau, lalu saya buka selimutnya ternyata ia terbangun karena eek. Saya menunggu sampai ia selesai dan membersihkannya lalu baru saya susui. Setelah selesai, dedek tidur lalu saya tidurkan. Saya rasanya ingin langsung ikut tidur juga. Tapi teringat dengan tugas kuliah bunsay. Pikir saya mumpung dedek tidur, saya ambil hp dan menyelesaikannya. Karena sekarang baru bisa pegang hp saat ia tidur.
Jumat, 31 Maret 2017
Kamis, 30 Maret 2017
Games#3 Hari#8 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP
Hari#8 jadwal pelaksanaan tantangan 10 hari games#3 kuliah bunda sayang mengenai family project, kami semangat action team tetap berusaha melaksanakan project yang telah kami susun meskipun tidak sesuai dengan rencana jadwal pelaksanaan karena ada beberapa hal lain yang harus diprioritaskan.
Adapun project yang masih bisa kami jalankan di saat masih pemulihan di rumah sakit adalah kencleng ramadhan. Untuk berbagi buku belum bisa kami lanjutkan hari ini karena saya masih di rumah sakit dan suamipun masih di solo. Sehingga suami juga belum membereskan buku di rak yang ada di Jakarta
Adapun project yang masih bisa kami jalankan di saat masih pemulihan di rumah sakit adalah kencleng ramadhan. Untuk berbagi buku belum bisa kami lanjutkan hari ini karena saya masih di rumah sakit dan suamipun masih di solo. Sehingga suami juga belum membereskan buku di rak yang ada di Jakarta
Rabu, 29 Maret 2017
Games#3 Hari#7 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP
Alhamdulillah akhirnya mendapatkan sinyal setelah tadi malam meminta bantuan suami untuk keluar ruangan mencari sinyal dan mengupload tugas kuliah bunprof hari#7 ini dan ternyata blog tidak kunjung bisa dibuka. Pagi ini nyoba buka lagi alhamdulillah blog pun bisa terbuka dan akhirnya menuliskan apa yang saya alami di hari#7 tantangan 10 hari kuliah bunsay games#3.
Hasbunallah wa nikmal wakil nikmal maula wa nikman nasir...Alhamdulillah syukur yang memenuhi ruang dada ini akan pertolongan Allah dan kasih sayangNya yang setiap hari kita rasakan apalagi saat masa-masa 'kepasrahaan ke Allah' diuji, akan benar2 terasa nikmat Allah yang tak pernah bisa dihitung berlimpahnya. Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan? Kalimat cintaNya ini senantiasa berusaha ku simpan dalam hati agar selalu bersyukur.
Memasuki hari#7 tantangan 10 hari kuliah bunsay berkaitan dengan family project, ada project yang tidak bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana pelaksanaan karena ada hal lain yang kami fokusi yaitu kelahiran anak pertama kami.
Alhamdulillah masa2 kritis sudah terlewati. Dimulai dari hari sabtu saat periksa kehamilan, dokter menyatakan tali pusat sudah semkin rapuh dan saat di ctg(rekam jatung bayi) kondisinya kurang bagus. Lalu untuk menyakinkan dokter, saya diminta untuk kembali lagi di hari senin. Senin pun kembali di usg dan ctg. Dr hasil usg dan ctg, dokter mengatakan janin harus segera dilahirkan. Saya pun bertanya apakah bisa memungkinkan untik normal karena saya memang dari sejak awal hamil pingin sekali lahiran normal dan dari awal kehamilan pun kemungkinan utk lahiran normal sangatlah besar. Dokter pun menjelaskan akan diusahakan utk diinduksi dulu baru jika tidk memungkinkan harus secar. Dokter pun menyarankan selasa sebisa mungkin sudah harus ada tindakan.
Akhirnya saya pulang dan berdiskusi dengan keluarga. Keluarga menyarankan untuk menunggu tanda2 lahir dari bayinya sendiri. Tapi saya dan suami mengikhtiarkan untuk mencari second opinion dari dokter lain. Akhirnya selasa kami cari dokter perempuan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain. Dari beberapa rmh sakit yang kami kunjungi dokter perempuan cuti dan akhirnya kami menemukan di klinik bersalin.
Sore pun saya diperiksa dan ternyata pendapat dokternya sama, bayi harus segera dlahirkan malam itu juga. Karena detak jantungnya kritis. Saya smpat di oksigen 1 jam. Kami menanyakan kmgkinan normalnya berapa persen. Dokterpun bilang kalau untuk persalinan normal persentaseny kecil dan untuk amannya harus secar.
Kembali lagi ke impian kami utk persalinan normal. Akhirnya kami memutuskan utk ke rmah sakit yg pertama periksa. Akhirnya kami daftar di IGD, di cek denyut jantungnya debay bagus akhirnya dputuskan untuk diinduksi lagi. 3x di induksi dari jam 00.30-16.00 akhirnya bukaan 1. Dr 16.00-16.30 sdh smpe 3 dan sakitnya krasa terus menerus hingga akhirnya 18.00 berbarengan kumandang maghrib, debay menyenandungkan tangisan pertamanya diiringi lantunan adzan. Air matapun tumpah ruah tak terbendung lagi saat imd.
Alhamdulillah diberi kelancaran dan akhirnya bisa persalinan normal. Ikhtiar adalah permohonan proposal persetujuan dr Allah SWT dan ijabah adalah hak persetujuanNya. Alhamdulillah ikhtiar dan doa kami dikabulkan. Kalimat lailahailla anta subhanaka inni kuntu minadzalimin pun tak henti2nya berusaha kulantunkan dr hari sabtu smpai tadi saat mau persalinan. Berkat doa ortu, suami, keluarga, temen2, dan bunprof semua serta ijabah dariNya persalinan bisa berjalan lancar dan normal, debay dan saya alhamdulillah sehat semua.
Jazakumullahu khairan katsir atas smua doa2nya😊
Semoga kami bisa melanjutkan family project kembali setelah ini.
Hasbunallah wa nikmal wakil nikmal maula wa nikman nasir...Alhamdulillah syukur yang memenuhi ruang dada ini akan pertolongan Allah dan kasih sayangNya yang setiap hari kita rasakan apalagi saat masa-masa 'kepasrahaan ke Allah' diuji, akan benar2 terasa nikmat Allah yang tak pernah bisa dihitung berlimpahnya. Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan? Kalimat cintaNya ini senantiasa berusaha ku simpan dalam hati agar selalu bersyukur.
Memasuki hari#7 tantangan 10 hari kuliah bunsay berkaitan dengan family project, ada project yang tidak bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana pelaksanaan karena ada hal lain yang kami fokusi yaitu kelahiran anak pertama kami.
Alhamdulillah masa2 kritis sudah terlewati. Dimulai dari hari sabtu saat periksa kehamilan, dokter menyatakan tali pusat sudah semkin rapuh dan saat di ctg(rekam jatung bayi) kondisinya kurang bagus. Lalu untuk menyakinkan dokter, saya diminta untuk kembali lagi di hari senin. Senin pun kembali di usg dan ctg. Dr hasil usg dan ctg, dokter mengatakan janin harus segera dilahirkan. Saya pun bertanya apakah bisa memungkinkan untik normal karena saya memang dari sejak awal hamil pingin sekali lahiran normal dan dari awal kehamilan pun kemungkinan utk lahiran normal sangatlah besar. Dokter pun menjelaskan akan diusahakan utk diinduksi dulu baru jika tidk memungkinkan harus secar. Dokter pun menyarankan selasa sebisa mungkin sudah harus ada tindakan.
Akhirnya saya pulang dan berdiskusi dengan keluarga. Keluarga menyarankan untuk menunggu tanda2 lahir dari bayinya sendiri. Tapi saya dan suami mengikhtiarkan untuk mencari second opinion dari dokter lain. Akhirnya selasa kami cari dokter perempuan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain. Dari beberapa rmh sakit yang kami kunjungi dokter perempuan cuti dan akhirnya kami menemukan di klinik bersalin.
Sore pun saya diperiksa dan ternyata pendapat dokternya sama, bayi harus segera dlahirkan malam itu juga. Karena detak jantungnya kritis. Saya smpat di oksigen 1 jam. Kami menanyakan kmgkinan normalnya berapa persen. Dokterpun bilang kalau untuk persalinan normal persentaseny kecil dan untuk amannya harus secar.
Kembali lagi ke impian kami utk persalinan normal. Akhirnya kami memutuskan utk ke rmah sakit yg pertama periksa. Akhirnya kami daftar di IGD, di cek denyut jantungnya debay bagus akhirnya dputuskan untuk diinduksi lagi. 3x di induksi dari jam 00.30-16.00 akhirnya bukaan 1. Dr 16.00-16.30 sdh smpe 3 dan sakitnya krasa terus menerus hingga akhirnya 18.00 berbarengan kumandang maghrib, debay menyenandungkan tangisan pertamanya diiringi lantunan adzan. Air matapun tumpah ruah tak terbendung lagi saat imd.
Alhamdulillah diberi kelancaran dan akhirnya bisa persalinan normal. Ikhtiar adalah permohonan proposal persetujuan dr Allah SWT dan ijabah adalah hak persetujuanNya. Alhamdulillah ikhtiar dan doa kami dikabulkan. Kalimat lailahailla anta subhanaka inni kuntu minadzalimin pun tak henti2nya berusaha kulantunkan dr hari sabtu smpai tadi saat mau persalinan. Berkat doa ortu, suami, keluarga, temen2, dan bunprof semua serta ijabah dariNya persalinan bisa berjalan lancar dan normal, debay dan saya alhamdulillah sehat semua.
Jazakumullahu khairan katsir atas smua doa2nya😊
Semoga kami bisa melanjutkan family project kembali setelah ini.
Selasa, 28 Maret 2017
Games#3 Hari#6 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP
Hari ini adalah hari yang luar biasa bagiku. Setelah kemarin periksa kehamilan dan disarankan oleh dokter harus segera dilahirkan karena tali pusar yang semakin mengalami pengapuran dan dikasih waktu sampai hari ini untuk mengambil keputusan, akhirnya suami memutuskan untuk pulang ke solo kemarin malam dan akhirnya hari ini kami ikhtiar untuk mencari analisis dokter kandungan yang lain.
Rumah sakit satu ke rumah sakit yang lainnya coba kami kunjungi satu per satu untuk mendapatkan second opinion sebagai bahan pertimbangan. Beberapa dokter cuti dan akhirnya kami menemukan dokter kandungan perempuan tentunya yang sesuai dengan yang kami cari di sebuah klinik. Merasakan pencarian dokter seperti mencari pasangan hidup. Hehe...Harus pilih sesuai dengan kriteria kita (dalam hal ini pilih dokter yang pro normal, pro imd dan pro ASI).
Oleh karena itu kaitannya dengan family project yang harusnya hari ini jadwalnya suami untuk membereskan rak buku yang ada di Jakarta dan saya yang harusnya melanjutkan membereskan rak buku yang ada di Solo yang belum selesai, akhirnya tidak terlaksana karena sudah kecapekan dan posisi suami juga di Solo.
Untuk project kencleng ramadhannya masih tetap berjalan sesuai dengan rencana. Semoga untuk project berbagi bukunya bisa dilanjutkan keesokan harinya. Oya, mohon doa dari bunda profesional semua semoga persalinan saya lancar dan mohon maaf atas segala salah dan khilaf ya bunprof semua 😍.
Rumah sakit satu ke rumah sakit yang lainnya coba kami kunjungi satu per satu untuk mendapatkan second opinion sebagai bahan pertimbangan. Beberapa dokter cuti dan akhirnya kami menemukan dokter kandungan perempuan tentunya yang sesuai dengan yang kami cari di sebuah klinik. Merasakan pencarian dokter seperti mencari pasangan hidup. Hehe...Harus pilih sesuai dengan kriteria kita (dalam hal ini pilih dokter yang pro normal, pro imd dan pro ASI).
Oleh karena itu kaitannya dengan family project yang harusnya hari ini jadwalnya suami untuk membereskan rak buku yang ada di Jakarta dan saya yang harusnya melanjutkan membereskan rak buku yang ada di Solo yang belum selesai, akhirnya tidak terlaksana karena sudah kecapekan dan posisi suami juga di Solo.
Untuk project kencleng ramadhannya masih tetap berjalan sesuai dengan rencana. Semoga untuk project berbagi bukunya bisa dilanjutkan keesokan harinya. Oya, mohon doa dari bunda profesional semua semoga persalinan saya lancar dan mohon maaf atas segala salah dan khilaf ya bunprof semua 😍.
Senin, 27 Maret 2017
Games#3 Hari#5 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP
Diantara saat-saat menunggu kehadiran dedek, untuk memburamkan rasa deg2an yang terkadang menghantui dan rasa wow yang terkadang tiba-tiba muncul berusaha menyibukkan diri dengan kegiatan produktif. Setiap merasakan rasa wow, hati ini menghiburnya dengan mengatakan ke diri sendiri bahwa semakin sering merasakan rasa wow itu artinya perjumpaan dengan dedek yang dinanti-nanti akan segera datang.
Seperti yang dirasakan hari ini tadi, meskipun agak nyeri-nyeri dan badan terasa lelah, sebelum periksa kehamilan saya sempatkan untuk membereskan rak buku, family project kami, sesuai dengan jadwal yang telah kami sepakati saat family forum.
1 rak buku selesai dibereskan sebelum ke rumah sakit dan 1 rak lagi saya lanjutkan setelah pulang dari rumah sakit. Karena sudah sore, saya memutuskan untuk istirahat dan dilanjutkan besuk sehingga masih ada 1 rak lagi yang belum sempat dibereskan.
Seperti yang dirasakan hari ini tadi, meskipun agak nyeri-nyeri dan badan terasa lelah, sebelum periksa kehamilan saya sempatkan untuk membereskan rak buku, family project kami, sesuai dengan jadwal yang telah kami sepakati saat family forum.
1 rak buku selesai dibereskan sebelum ke rumah sakit dan 1 rak lagi saya lanjutkan setelah pulang dari rumah sakit. Karena sudah sore, saya memutuskan untuk istirahat dan dilanjutkan besuk sehingga masih ada 1 rak lagi yang belum sempat dibereskan.
Minggu, 26 Maret 2017
Games#3 Hari#4 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP
Sejatinya berbagi itu adalah kebutuhan kita. Berbagi itu tak hanya agar membuat orang lain bahagia tapi sebenarnya diri kitalah yang membutuhkan rasa bahagia itu saat kita berbagi. Berbagi membuat hidup lebih berarti, mungkin tak asing lagi kalimat ini di telinga kita. Karena berartinya berbagi ini, sampai-sampai Allah menjanjikan pahala yang berlipat-lipat. Karena berbagi merupakan wujud dari kebersyukuran.
Berbagi adalah salah satu bentuk realisasi dari empati. Empati merupakan bagian dari kecerdasan yang harus dimiliki oleh orang yang menginginkan hidup sukses dan bahagia☺.
Nah karena keluarga kami 'semangat action team' ingin menjadi keluarga yang bermanfaat untuk sesama dan tentunya menjalani hidup penuh makna agar sukses dan bahagia dunia akhirat, maka kami berusaha komitmen dengan family project yang telah kami sepakati saat family forum. Alhamdulillah hari ini sebagian baju yang telah disortir sudah diberikan ke tetangga sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Ada baju yang belum sama sekali dipakai dan ada baju yang masih layak pakai. Melihat senyum kebahagiaannya saat menerima rasanya bahagia juga dihati. Meskipun tak seberapa semoga bisa menjadi latihan diri untuk senantiasa berbagi dari apa yang dimiliki☺.
Berbagi adalah salah satu bentuk realisasi dari empati. Empati merupakan bagian dari kecerdasan yang harus dimiliki oleh orang yang menginginkan hidup sukses dan bahagia☺.
Nah karena keluarga kami 'semangat action team' ingin menjadi keluarga yang bermanfaat untuk sesama dan tentunya menjalani hidup penuh makna agar sukses dan bahagia dunia akhirat, maka kami berusaha komitmen dengan family project yang telah kami sepakati saat family forum. Alhamdulillah hari ini sebagian baju yang telah disortir sudah diberikan ke tetangga sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Ada baju yang belum sama sekali dipakai dan ada baju yang masih layak pakai. Melihat senyum kebahagiaannya saat menerima rasanya bahagia juga dihati. Meskipun tak seberapa semoga bisa menjadi latihan diri untuk senantiasa berbagi dari apa yang dimiliki☺.
Sabtu, 25 Maret 2017
Games#3 Hari#3 Tantangan 10 Hari Kuliah Bunda Sayang IIP
Review di hari#3 pelaksanaan family project oleh semangat action team ^_^
Alhamdulillah hari ini masih berjalan sesuai rencana pelaksanaan yang telah disepakati saat family forum hari rabu yang lalu. Sesuai rencana pelaksanaan, hari ini adalah jadwalnya suami membereskan almari yang ada di Jakarta dan melakukan penyortiran baju yang sudah tidak dipakai lagi.
Suamipun tadi pagi membereskan pakaian-pakaian di almari dan melakukan penyortiran. Karena mumpung libur, akhirnya suami pun sekalian bersih-bersih rumah dan merapikannya.
Untuk projek kencleng ramadhan pun masih berjalan meskipun wadah khusus belum jadi dibuat. Karena hari ini tadi jadwal periksa kehamilan dan lumayan lama tadi sehingga belum jadi membuat wadah untuk kencleng ramadhan. Selain itu juga, saya belum jadi memilih baju-baju yang sudah saya sortir kemaren. Semoga bisa dilanjutkan besok.
Sesuai jadwal pelaksanaan, rencananya insyaAllah besok waktunya menyalurkan baju-baju yang sudah dipilih yang masih layak untuk diberikan.
Alhamdulillah hari ini masih berjalan sesuai rencana pelaksanaan yang telah disepakati saat family forum hari rabu yang lalu. Sesuai rencana pelaksanaan, hari ini adalah jadwalnya suami membereskan almari yang ada di Jakarta dan melakukan penyortiran baju yang sudah tidak dipakai lagi.
Suamipun tadi pagi membereskan pakaian-pakaian di almari dan melakukan penyortiran. Karena mumpung libur, akhirnya suami pun sekalian bersih-bersih rumah dan merapikannya.
Untuk projek kencleng ramadhan pun masih berjalan meskipun wadah khusus belum jadi dibuat. Karena hari ini tadi jadwal periksa kehamilan dan lumayan lama tadi sehingga belum jadi membuat wadah untuk kencleng ramadhan. Selain itu juga, saya belum jadi memilih baju-baju yang sudah saya sortir kemaren. Semoga bisa dilanjutkan besok.
Sesuai jadwal pelaksanaan, rencananya insyaAllah besok waktunya menyalurkan baju-baju yang sudah dipilih yang masih layak untuk diberikan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Scale Up Impact
Assalamu'alaikum Ibu Pembaharu... Pekan kemarin merupakan pekan terakhir perkuliahan di bunsal. Hampir 6 bulan menjalani perkuliahan ini...
-
"Setiap anak adalah limited edition yang memiliki fitur uniknya sendiri, beramal dengan konfigurasi bakat yang dibawanya sejak lahir...
-
Sore tadi saat bermain dengan azhima, saya mendongeng tentang bebek. Begini dongengnya. ***** Di suatu pagi ada dua ekor bebek berja...
-
**** Di suatu pagi, mentari mulai merangkak naik. Cahayanya menghangatkan badan. Pak tani sudah berada di kebun. Beberapa kelinci juga ada ...

