Sabtu dan minggu waktunya ayah libur. Pagi ini setelah sarapan pagi kami berencana ke jne, pesan rak buku dan benerin laptop. Ternyata eh ternyata setelah sarapan selesai, ayah rebahan sambil mainan sama azhima tapi lama kelamaan ayah terlelap. Saat itu saya sedang ganti pakaian dan bersiap untuk pergi keluar. Setelah selesai dan azhima juga sudah siap, ayah bilang "5 menit lagi ya bun". Saya pun mengiyakan. Ditunggu 6 menit nampaknya pules sekali. Azhima pun nampak mulai ngantuk.
Akhirnya saya nyusuin azhima sampai azhima tertidur masih dengan jilbab dan kaos kaki dan saya pun ikut terlelap bentar. Satu jam berlalu dua kesayangan ini masih terlelap. Sengaja tidak saya bangunkan karena melihat ayah yang begitu terlelap mungkin karena capek kerja. Hingga akhirnya 2 jam kemudian baru bangun dan dia tersadar kalau dia tertidur sampai berjam-jam padahal bilangnya hanya 5 menit. Saya pun hanya mringis saat dia melontarkan canda atas ulahnya sendiri.
Dari kejadian ini hikmah yang saya dapatkan adalah agar fokus pada kebaikan2. Ayah sudah kerja 5 hari pasti capek juga sehingga dia juga butuh istirahat sampai2 rencana keluar tertunda meski yang mengajak juga dia sendiri. Jika saya mengedepankan ego pastilah emosi yang akan muncul karena sudah ganti pakaian bersiap mau keluar, eh malah ditinggal tidur๐๐. Tapi alhamdulillah untungnya diri ini segera tersadar akan kebaikan-kebaikannya dan apa yang telah dia perbuat untuk keluarga, akhirnya saat dia sudah terbangun, kondisi hati saya tetap adem๐.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day50
Sabtu, 30 Juni 2018
Jumat, 29 Juni 2018
Kejutan 15 Bulan (o.d.o.s project#16)
Tepat di tanggal 29 Juni 2018 ini, azhima berusia genap 15 bulan. Ia yang sedang berjalan memberikan kejutan di hari ini. Ia berdiri lebih lama dari biasanya dan beberapa kali melangkahkan kakinya dua tiga langkah dengan cepat. Meski belum banyak langkah, tapi rasanya bersyukur banget melihat perkembangannya. Meski teman seumurannya sudah pada bisa berjalan tapi tak mengapa karena setiap anak itu unik. Memiliki pencapaian milestone yang berbeda-beda.
Selain itu, saat sedang ngobrol usai pulang kerja, ayah bercerita kalau tadi ada jadwal konseling, a.k.a evaluasi kinerja semester pertama dari atasan. Ayah menyampaikan kalau ia naik golongan. Alhamdulillah...rasanya bersyukur sekali. Di saat mengazzamkan diri untuk menjauhi riba dan alhamdulillah semua cicilan lunas di bulan ini, Allah menambahkan rejeki lagi. Dan benarlah siapa yang berjuang menegakkan ajaran Allah, maka Allah akan membantu kita.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day49
Selain itu, saat sedang ngobrol usai pulang kerja, ayah bercerita kalau tadi ada jadwal konseling, a.k.a evaluasi kinerja semester pertama dari atasan. Ayah menyampaikan kalau ia naik golongan. Alhamdulillah...rasanya bersyukur sekali. Di saat mengazzamkan diri untuk menjauhi riba dan alhamdulillah semua cicilan lunas di bulan ini, Allah menambahkan rejeki lagi. Dan benarlah siapa yang berjuang menegakkan ajaran Allah, maka Allah akan membantu kita.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day49
Kamis, 28 Juni 2018
Anak, Dialah Guru Kehidupan (o.d.o.s project#15)
Hari ini azhima lagi sensitif. Sedikit-sedikit nangis. Emaknya mencoba membaca apa yang diinginkan atau penyebab ia menangis tapi beberapa kali tidak sesuai dengan yang diinginkan. Azhima pun akhirnya tetap menangis. Hanya diganti celana saat ia mengompol pun, menangis. Benteng pertahanan hati mamak ini serasa mau runtuh.
Sampai malam menjelang pun tetap masih agak rewel. Entahlah apa yang dirasakan azhima, mamaknya belum menemukan penyebab ia rewel. Untungnya ada ayahnya yang bergantian menggendong saat emosi mamak ini sudah diujung. Lagi-lagi saya belajar bersabar dari azhima, guru kehidupanku.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day48
Sampai malam menjelang pun tetap masih agak rewel. Entahlah apa yang dirasakan azhima, mamaknya belum menemukan penyebab ia rewel. Untungnya ada ayahnya yang bergantian menggendong saat emosi mamak ini sudah diujung. Lagi-lagi saya belajar bersabar dari azhima, guru kehidupanku.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day48
Rabu, 27 Juni 2018
Rejeki oh rejeki...(o.d.o.s project#14)
Kemarin sesampai di Jakarta langsung beberes rumah. Selesai menguras bak mandi dan mengepel lantai, suami langsung bersiap untuk kerja. Saya pun melanjutkan yang belum beres seperti mencuci pakaian, beresin dapur, menata barang bawaan dan sebagainya. Saat membuka koper dan berniat memindahkan pakaian ke lemari ternyata oh ternyata basah pakaiannya! Alhasil saya harus menjemur semua isi koper sampai dua sesi dan melipatnya. Yang bikin semuanya terasa luar biasa adalah sambil menjaga azhima yang sudah aktif ingin kesana kemari. Akhirnya pekerjaan itu pun selesai hampir maghrib.
Karena padatnya aktivitas beberes, saya pun belum bisa memasak. Selain itu juga karena belum ada bahan yang dimasak dan bumbu2 pun belum ada. Kulkas masih kosong. Untuk makan, akhirnya beli sayur matang.
Nah baru hari ini bisa ke pasar belanja kebutuhan dapur, kebetulan pak suami juga libur. Pertama kali yang kami beli adalah bawang merah dan bawang putih ke tempat penjual yang biasa kami datangi. Setelah selesai melayani kami, ibu penjual bilang "lama ga ke pasar ya?". Saya pun tersenyum mengiyakan karena memang saya lama ga belanja ke tempat ibu itu tapi sebenarnya seminggu sekali kami belanja ke pasar. Saat sudah selesai bayar, tiba-tiba ibu itu bilang, "ini buatmu nak", sambil nyodorin uang ke azhima. Kami pun sontak kaget, ga menyangka bakalan dapat angpau dari ibu itu..๐. Setelah itu kami pun berterimakasih dan berpamitan.
Kaki melangkah ke penjual bumbu dapur. Diri ini pun kaget saat melihat penjualnya bukan yang biasanya tapiii kami mengenalnya. Budhe, begitulah kami memanggilnya. Budhe adalah penjual langganan kami tiap kami belanja mingguan ke pasar. Biasanya budhe mangkal di luar pasar tapi kali ini kami berjumpa di dalam pasar. Budhe, seperti ibu sendiri. Setiap kami belanja selalu mendapat lebihan tanpa kami minta. Kami pun memilih bumbu2 yang akan kami beli. Setelah waktunya bayar, budhe bilang "uwis, digowo wae (udah dibawa saja)". Lah, kami pun kaget, belanjaan sebanyak ini diberikan gratis kepada kami. Ya Allah, nikmatMu mana lagi yang kami dustakan? Rasanya bersyukur banget.
Selesai belanja, lantas kami pulang. Selesai menata belanjaan, terdengar suara dari luar, "paket, paket bu". Panggilan itu terasa samar, karena merasa ga melakukan pembelian online, kami pun ga bergegas keluar sampai terdengar panggilan pak kurir yang kedua. Lalu saya pun bergegas membuka pintu.
"Ada paket bu", kata pak kurir.
"Paket apa pak?", tanyaku.
"Surat bu", sambil memberikan paketnya kepadaku.
"Oh, terimakasih pak", ucapku.
Karena penasaran, setelah menerima paketnya, saya pun baca nama pengirimnya. Ternyata saya mengenalnya. "Surat apa ya?", gumamku dalam hati. Akhirnya saya buka paketnya dan taraaa, isinya adalah kartu ucapan idul fitri dan voucher belanja.
Saya pun terkaget-kaget saat melihat ada voucher. Kenapa? Ini masih berkaitan dengan cerita saat saya menang quote contest beberapa waktu lalu. Saya mengira kalau ini terlanjur terkirim sebelum saya konfirmasi ke pihak panitia. Saya pun akhirnya menghubungi pihak panitia untuk mengkonfirmasi. Karena saat saya konfirmasi beberapa waktu lalu sudah diputuskan untuk dianulir.
Setelah saya konfirmasi, jawaban dari mbaknya bikin diri ini meleleh lagi. Ya Allah nikmatMu mana lagi yang kami dustakan? Lagi2 Allah mendatangkan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Mbaknya itu mengirimkan voucher belanja untukku atas nama pribadi bukan panitia dari quote contest. MasyaAllah...saya pun berterimakasih kepadanya. Beliau bilang, saat itu beliau dapat banyak voucher dan beliau ingat saya. Akhirnya beliau pun membagi vouchernya untuk saya.
Hari ini benar-benar luar biasa. Nikmat Allah yang begitu banyak datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Semoga Allah membalas kebaikan mereka dengan yang lebih baik lagi. Maafkan diri ini ya Allah atas kelalaian untuk bersyukur atas limpahan nikmat yang Kau berikan. Hikmah buat saya adalah agar terus semangat berbagi kebaikan. Yakinlah tanpa kita minta, Allah akan membalasnya di saat yang TEPAT. Percaya bahwa rejeki itu pasti dan kemuliaan harus dicari.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day47
Karena padatnya aktivitas beberes, saya pun belum bisa memasak. Selain itu juga karena belum ada bahan yang dimasak dan bumbu2 pun belum ada. Kulkas masih kosong. Untuk makan, akhirnya beli sayur matang.
Nah baru hari ini bisa ke pasar belanja kebutuhan dapur, kebetulan pak suami juga libur. Pertama kali yang kami beli adalah bawang merah dan bawang putih ke tempat penjual yang biasa kami datangi. Setelah selesai melayani kami, ibu penjual bilang "lama ga ke pasar ya?". Saya pun tersenyum mengiyakan karena memang saya lama ga belanja ke tempat ibu itu tapi sebenarnya seminggu sekali kami belanja ke pasar. Saat sudah selesai bayar, tiba-tiba ibu itu bilang, "ini buatmu nak", sambil nyodorin uang ke azhima. Kami pun sontak kaget, ga menyangka bakalan dapat angpau dari ibu itu..๐. Setelah itu kami pun berterimakasih dan berpamitan.
Kaki melangkah ke penjual bumbu dapur. Diri ini pun kaget saat melihat penjualnya bukan yang biasanya tapiii kami mengenalnya. Budhe, begitulah kami memanggilnya. Budhe adalah penjual langganan kami tiap kami belanja mingguan ke pasar. Biasanya budhe mangkal di luar pasar tapi kali ini kami berjumpa di dalam pasar. Budhe, seperti ibu sendiri. Setiap kami belanja selalu mendapat lebihan tanpa kami minta. Kami pun memilih bumbu2 yang akan kami beli. Setelah waktunya bayar, budhe bilang "uwis, digowo wae (udah dibawa saja)". Lah, kami pun kaget, belanjaan sebanyak ini diberikan gratis kepada kami. Ya Allah, nikmatMu mana lagi yang kami dustakan? Rasanya bersyukur banget.
Selesai belanja, lantas kami pulang. Selesai menata belanjaan, terdengar suara dari luar, "paket, paket bu". Panggilan itu terasa samar, karena merasa ga melakukan pembelian online, kami pun ga bergegas keluar sampai terdengar panggilan pak kurir yang kedua. Lalu saya pun bergegas membuka pintu.
"Ada paket bu", kata pak kurir.
"Paket apa pak?", tanyaku.
"Surat bu", sambil memberikan paketnya kepadaku.
"Oh, terimakasih pak", ucapku.
Karena penasaran, setelah menerima paketnya, saya pun baca nama pengirimnya. Ternyata saya mengenalnya. "Surat apa ya?", gumamku dalam hati. Akhirnya saya buka paketnya dan taraaa, isinya adalah kartu ucapan idul fitri dan voucher belanja.
Saya pun terkaget-kaget saat melihat ada voucher. Kenapa? Ini masih berkaitan dengan cerita saat saya menang quote contest beberapa waktu lalu. Saya mengira kalau ini terlanjur terkirim sebelum saya konfirmasi ke pihak panitia. Saya pun akhirnya menghubungi pihak panitia untuk mengkonfirmasi. Karena saat saya konfirmasi beberapa waktu lalu sudah diputuskan untuk dianulir.
Setelah saya konfirmasi, jawaban dari mbaknya bikin diri ini meleleh lagi. Ya Allah nikmatMu mana lagi yang kami dustakan? Lagi2 Allah mendatangkan rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Mbaknya itu mengirimkan voucher belanja untukku atas nama pribadi bukan panitia dari quote contest. MasyaAllah...saya pun berterimakasih kepadanya. Beliau bilang, saat itu beliau dapat banyak voucher dan beliau ingat saya. Akhirnya beliau pun membagi vouchernya untuk saya.
Hari ini benar-benar luar biasa. Nikmat Allah yang begitu banyak datang dari arah yang tidak disangka-sangka. Semoga Allah membalas kebaikan mereka dengan yang lebih baik lagi. Maafkan diri ini ya Allah atas kelalaian untuk bersyukur atas limpahan nikmat yang Kau berikan. Hikmah buat saya adalah agar terus semangat berbagi kebaikan. Yakinlah tanpa kita minta, Allah akan membalasnya di saat yang TEPAT. Percaya bahwa rejeki itu pasti dan kemuliaan harus dicari.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2RBI
#Day47
Minggu, 24 Juni 2018
Main Bareng, Aktivitas Bareng, Ngobrol Bareng (o.d.o.s project#12)
Judul tulisan ini pastilah tidak asing lagi bagi aipers karena ini adalah mantra di IP. Saya pun sangat setuju dengan mantra ini. Sudah mencoba menerapkannya dan ternyata ajiiib memang manfaatnya karena selalu ada rasa tersendiri saat bersama.
Seperti halnya kemarin saat keluarga dari suami pada kumpul, sebagian cucunya main bareng sebelum kembali ke tanah rantau. Meskipun tidak jauh, hanya menyambangi tempat wisata di dekat rumah tapi sudah membuat hati kami senang. Bahagia saat bersama sebagai charger semangat sebelum kembali lagi beraktivitas ke tanah rantau.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#project2rbi
#Day44
Seperti halnya kemarin saat keluarga dari suami pada kumpul, sebagian cucunya main bareng sebelum kembali ke tanah rantau. Meskipun tidak jauh, hanya menyambangi tempat wisata di dekat rumah tapi sudah membuat hati kami senang. Bahagia saat bersama sebagai charger semangat sebelum kembali lagi beraktivitas ke tanah rantau.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#project2rbi
#Day44
Rabu, 20 Juni 2018
Berbagi Bahagia (o.d.o.s part#11)
Saat ini, kami masih menikmati libur lebaran. Memanfaatkan kebersamaan dengan keluarga. Seperti hari ini tadi saat berkumpul dengan keluarga, kami bisa tertawa bahagia melihat tingkah lucu cucu2 mbah. Orang dewasa pun ikut tertawa bahagia. Sejenak rasa penat, capek, sedih atau pun pikiran yang lain terlupa dan tergantikan dengan kebahagiaan yang dipancarkan oleh tingkah cucu2 mbah tadi. Kebersamaan memang saatnya untuk berbagi bahagia. Rekahkan senyum agar hidup semakin berkah.
#Ruangberkaryaibu
#Institutibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruanhberkaryamu
#Project2RBI
#Day41
#Ruangberkaryaibu
#Institutibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruanhberkaryamu
#Project2RBI
#Day41
Selasa, 19 Juni 2018
Indahnya Kebersamaan (o.d.o.s project#10)
Saya, 3 bersaudara perempuan semua. Dua dari kami sudah menikah dan ikut suami masing-masing setelah menikah. Saya ikut suami ke Jakarta dan adik ikut suami ke Semarang. Jadilah di rumah hanya ibu bapak dan adik bungsu. Dulu saat kami masih berkumpul rumah terasa ramai tapi saat satu per satu menikah, keramaian itu pun jarang sekali. Terulang saat kami kumpul di moment lebaran seperti saat ini.
Ngobrol bersama, bercanda bersama, makan bersama dan semua yang dilakukan bersama itu rasanya selalu berkesan. Mungkin inilah yang dinamakan indahnya kebersamaan yang kini jarang dirasakan dan moment lebaran seperti inilah akhirnya yang ditunggu-tunggu karena semua bisa berkumpul.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2rbi
#Day40
Ngobrol bersama, bercanda bersama, makan bersama dan semua yang dilakukan bersama itu rasanya selalu berkesan. Mungkin inilah yang dinamakan indahnya kebersamaan yang kini jarang dirasakan dan moment lebaran seperti inilah akhirnya yang ditunggu-tunggu karena semua bisa berkumpul.
#Ruangberkaryaibu
#Ibuprofesional
#Mandiriberkaryapercayadiritercipta
#Kenalipotensimuciptakanruangberkaryamu
#Project2rbi
#Day40
Langganan:
Postingan (Atom)
Scale Up Impact
Assalamu'alaikum Ibu Pembaharu... Pekan kemarin merupakan pekan terakhir perkuliahan di bunsal. Hampir 6 bulan menjalani perkuliahan ini...
-
"Setiap anak adalah limited edition yang memiliki fitur uniknya sendiri, beramal dengan konfigurasi bakat yang dibawanya sejak lahir...
-
Sore tadi saat bermain dengan azhima, saya mendongeng tentang bebek. Begini dongengnya. ***** Di suatu pagi ada dua ekor bebek berja...
-
**** Di suatu pagi, mentari mulai merangkak naik. Cahayanya menghangatkan badan. Pak tani sudah berada di kebun. Beberapa kelinci juga ada ...